Selasa, 16 Oktober 2018 |
Peristiwa

Gara-gara Wanita, ABG Ini Dibacok Temannya

Jumat, 20 Mei 2016 20:58:40 wib
ABG Korban Pembacokan temannya

JAMBIDAILY PERISTIWA-Malang nasib  Supri alias Godrel (15), Anak Baru Gede (ABG) warga RT. 05 Desa Bajubang Laut, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari,  terpaksa dilarikan ke ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muara Bulian karena mengalami luka bacok.

Informasi yang berhasil dihimpun  menyebutkan, Supri merupakan korban pembacokan temannya sendiri bernama Heri (16), warga RT. 04 Desa Bajubang Laut, Kecamatan Muara Bulian. Aksi pembacokan yang dilakukan Heri terhadap Supri diduga akibat rebutan wanita  yang menjadi idaman keduanya.

Akibat pembacokan tersebut, sekujur tubuh Supri bersimbah darah karena mengalami luka sobek dibagian pipi kanan, luka di bagian kepala belakang, dan lengan akibat sabetan senjata tajam. Bahkan, atas insiden tersebut, jari tangan bagian kiri, dan telinga kanan korban nyaris putus.

Salah seorang warga Desa Bajubang Laut yang enggan namanya dipublikasian mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis malam 19 Mei 2016, sekira pukul 20.00 WIB. Heri melakukan aksi pembacokan terhadap temannya di Jalan Simpang Ness, tepatnya di dekat Pesantren Darul Aufa.

“Korban pergi bersama pelaku menggunakan satu motor, tapi kami tidak tau juga mau pergi kemana,” kata seorang warga, Kamis (19/5) malam.

Sebelum kejadian, Heri dibonceng oleh Supri menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z berwarna hitam biru menuju arah Ness. Kuat dugaan Heri telah menyiapkan senjata tajam berupa parang.

“Sesampainya di dalam kebun karet, yang jaraknya sekitar 200 meter dari pinggir jalan aspal, korban langsung diserang pelaku yang menggunakan parang,” kisahnya.

Selanjutnya, terang Sumber, Heri membacok bagian belakang kepala korban. Korban sempat menepis menggunakan tangannya, sehingga jari tangan korban nyaris putus. Tidak hanya disitu saja, korban diduga melakukan aksinya dengan membabi buta, sehingga pipi korban mengalami luka sobek, dan juga mengakibatkan telinga korban nyaris putus.

Heri dan Supri diketahui bekerja sebagai kuli angkut pasir dan kerikil ini. Keduanya sekitar sebulan lalu telah terlibat perkelahian di Desa Bajubang Laut. Pada saat itu, keduanya sempat dilerai oleh warga.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian, Supri sempat menyelamatkan diri dengan cara masuk ke dapur rumah warga, untuk menghindari serangan ganas Heri yang terus membawa parang.

Beruntung nyawa Supri bisa terselamatkan oleh warga dan segera dilarikan kerumah sakit.

“Dia sempat lari sampai kerumah warga, beruntung ada yang cepat melarikannya kerumah sakit,” kata warga setempat.

Parahnya lagi, setelah korban telah dilarikan kerumah sakit dengan kondisi yang sudah kritis, pelaku sempat pulang kerumahnya  menggunakan sepeda motor korban untuk mengambil pakaian.

Pelaku diduga berniat untuk melarikan diri, beruntung warga Desa Bajubang Laut yang curiga dengan gerak-gerik pelaku, langsung menghadang pelaku. Pelaku pun akhirnya terpaksa berhenti tepatnya didepan Kantor Kepala Desa Bajubang Laut.

Namun, pada saat itu warga belum mengetahui kalau pelaku yang sudah membacoknya, sehingga warga setempat bertanya kepada pelaku bagaimana kondisi korban pada saat itu.

“Kami hanya mendapat laporan kalau Godrel ini dibacok orang tak dikenal, makanya kami bertanya sama dia (pelaku). Tapi pelaku menjawab tidak tau, padahal kami tau dia pergi bersama godrel,” kata Kepala Desa Bajubang Laut, Ahmad Syafawi.

Dikatakan Syafawi, pelaku saat ditanyakan oleh warga seperti orang ketakutan dan tidak bisa menjelaskan apa-apa. Menurutnya, setidaknya pelaku mengetahui kondisi korban yang telah dibacok. Sebab, hanya pelaku yang pada saat itu pergi bersama korban.

“ Yang kami curiganya lagi, pelaku ini terlihat terburu-buru dengan membawa tas, setelah warga memeriksa tas pelaku, didalamnya terdapat senjata tajam. Bahkan, di motor korban terlihat ada darah, pada saat itu saya langsung melapor ke Polsek Muara Bulian. Sedangkan pelaku kami amankan dulu di Kantor Desa menjelang pihak kepolisian datang, guna dimintai keterangan,” beber Kades.

Sementara itu, akibat pembacokan ini, korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hamba Muara Bulian berupa jahitan di telinga yang nyaris putus, jari-jari tangan kanan juga nyaris putus dan luka bacok di muka bagian samping kanan.

Sementara pelaku, beserta barang bukti berupa sepeda motor dan parang yang digunakan untuk membacok korban sudah diamankan dan ditahan di Mapolres Batanghari untuk diproses lebih lanjut.

“Pelaku sudah diamankan, kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui apa motif pelaku melakukan kejahatan itu,” kata Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Yumika Putra.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top