Sabtu, 20 Januari 2018 |
Nasional

Gempa Guncang Bandung dan Garut, Inilah Analisis BMKG

Selasa, 18 Juli 2017 20:41:52 wib
Kerusakan akibat gempa yang mengguncang Banudng dan Garut. (BMKG)

JAMBIDAILY NASIONAL-Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Bandung dan Garut.  Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa terjadi pukul 12.58.15 WIB dengan kekuatan M 3,7 dengan episenter terletak pada koordinat 7,19 LS dan 107,76 BT, tepatnya di darat pada jarak 16 km arah barat laut Kota Garut pada kedalaman 10 km.

Shake Map BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa berupa guncangan dirasakan cukup kuat di daerah Kamojang, Ibun, Kertasari, Majalaya, Pacet, Tarogong, Garut, Cicalengka dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI).

“Di daerah ini guncangan gempa bumi sempat membuat kepanikan dan banyak warga berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Sementara itu di Rancaekek, dan Nagreg guncangan mencapai III MMI dan Bandung dan Tasikmalaya II MMI,” kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, dalam siaran persnya, Selasa 18 Juli 2017.

Laporan sementara dampak gempa telah menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa rumah tembok di Kecamatan Ibun dan Kertasari. Kerusakan akibat gempa juga terjadi pada ruang bekas Control Room Kamojang 4 milik Pertamina Geothermal Energy.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Wilayah Kamojang dan sekitarnya memang merupakan daerah sesar/patahan, sehingga wajar jika di zona ini sering diguncang gempabumi.

“Hasil monitoring BMKG hingga petang ini menunjukkan belum ada gempa susulan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang karena sangat kecil potensi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar,” tutur Daryono.(Viva.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top