Rabu, 22 November 2017 |
Nasional

Gentala Arasy Jadi Inspirasi Daerah Lain di Indonesia

Jumat, 03 Juli 2015 00:15:38 wib
Maket Jembatan Gentala Arasy (Pemprov.go.id)

JAMBIDAILY NASIONAL-Jembatan Pedestrian Gentala Arasy patut menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi. Ternyata desain jembatan yang hanya ada dua di dunia ini menjadi incaran sejumlah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia, untuk dibangun di daerahnya masing-masing. Salah satunya adalah Kota Bandung, yang berencana akan membangun jembatan berdesain seperti Gentala Arasy di daerah setempat.

“Pernah ketika saya bertemu dengan walikota Bandung, beliau (walikota Bandung-red) meminta desain jembatan Gentala Arasy,”ujar Walikota Jambi, H Sy Fasha dihadapan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), saat memperingati hari Koperasi ke-68 Tingkat Kota Jambi, di Pasar Kebun Handil, Kota Jambi, Kamis (02/07).

Untuk itu, Walikota Jambi mengucapkan terimakasih kepada gubernur atas berbagai program pembangunan Pemprov Jambi untuk pengembangan Kota Jambi. Diantaranya pembangunan Jembatan Pedestrian dan Menara Gentala Arasy yang saat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Jambi, pelebaran jalan di berbagai lokasi di Kota Jambi, dan hibah kawasan kantor Walikota Jambi dari Pemerintah Provinsi Jambi kepada Pemerintah Kota Jambi yang saat ini masih dalam proses.

"Kami juga terima kasih pada pak Gubernur yang akan memberikan dana Rp8 miliar dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi yang kegiatannya tidak memungkinkan untuk dilakukan tahun 2015, dan digeser  ke Pemkot Jambi untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB),"ungkap Sy Fasha

Menanggapi hal ini, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengucapkan terimakasih kepada Walikota Bandung, Ridwan Kamil yang memberikan apresiasi kepada pembangunan Jembatan Gentala Arasy.

Gubernur HBA tidak keberatan jika Jembatan Gentala Arasy akan dibangun di daerah lain. “Tentu ini menjadi kebanggaan kita sebagai masyarakat Jambi, karena menjadi inspirasi bagi daerah lain,” sebutnya.(jambidaily.com/HMS).

Sementara mengenai peringatan hari koperasi, Gubernur HBA berharap agar koperasi terus berperan maksimal dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Harapan tersebut dikemukakan oleh gubernur dalam Peringatan Hari Koperasi ke-68 Tingkat Kota Jambi, di Pasar Kebun Handil, Kota Jambi, Kamis.

Dikatakan Gubernur HBA, untuk memajukan ekonomi di daerah sebagai percepatan pembangunan ekonomi yang berbasis kerakyatan, pengembangan koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat adalah suatu program kerja yang mutlak dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, melalui pemberdayaan koperasi berbasis agribisnis di perdesaan. “Pemerintah terus mendukung berdirinya kopeerasi, khususnya bagi koperasi yang berlokasi di pedesaan, karena untuk mengembangkan usaha agribisnis skala kecil perlu dibentuk koperasi. Tanpa koperasi, tidak mungkin agribisnis kecil dapat berkembang,” ujarnya.

Koperasi inilah yang akan berhubungan dengan pengusaha besar. Selain itu, pemerintah juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat di perdesaan mau pun perkotaan, untuk mengembangkan koperasi. Diantaranya melalui fasilitasi permodalan, pelatihan teknis dan manajeman, serta melakukan mediasi dengan pihak swasta.

Dipaparkan Gubernur, secara kuantitatif, pertumbuhan koperasi di Provinsi Jambi meningkat, dari 3.559 unit pada tahun 2013 menjadi 3.659 pada tahun 2014, atau naik sebesar 2,73 persen. Pemerintah melakukan berbagai upaya agar pertumbuhan secara kuantitatif disertai dengan pertumbuhan secara kualitatif (kualitas).

Menurut gubernur, penguasaan business plan yang baik, manajeman pengelolaan yang profesional, memperkuat kelembagaan dan organisasi koperasi, sangat penting demi terciptanya koperasi yang handal dan dapat menjadi penopang perekonomian rakyat Indonesia. Terlebih menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Selain itu, Gubernur juga mengemukakan, dalam hal business plan, perencanaan bisnis dapat menerapkan nilai-nilai syariah sebagai penggerak proses bisnis, seiring fenomena berkembangnya bisnis-bisnis yang menerapkan prinsip syariah, seperti menjamurnya perbankan-perbankan syariah dan lembaga pembiayaan syariah.

Selanjutnya, didampingi oleh Walikota Jambi H Syarif Fasha dan Sekda Kota Jambi, Daru Pratomo, gubernur memberikan penghargaan kepada pemenang lomba Koperasi Unggul dan Cerdas Cermat Perkoperasian tingkat SMA dan SMK se Kota Jambi. Gubernur juga menyarahkan paket bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI kepada para penerima, diantaranya Rp200 juta untuk pengembangan batik Jambi kepada Koperasi Kajang Lako.

Walikota Jambi, H Syarif Fasha menambahkan, awal menjadi walikota Jambi kondisi koperasi di Kota Jambi sangat memprihatinkan. Tidak sampai 50 persen yang bertahan hidup, namun dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun, 274 unit koperasi di Kota Jambi yang sudah layak dan bertahan hidup, yakni dengan adanya pembinaan dan bantuan permodalan dari Pemkot Jambi, melalui sinergi tiga instansi, yakni Dinas Koperasi, Dinas Sosial, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi.

Fasha menegaskan bahwa Pemkot Jambi siap memfasilitasi dan membantu koperasi di Kota Jambi, seperti dengan telah dicanangkannya Kampung Batik di Seberang, Kampung Tenun di Danau Sipin, dan Kampung Tenun dan Kampung Batik di Pulau Pandan, yang pengembangannya melalui koperasi. Fasha manghimbau para pedagang di Pasar Kebun Handil untuk membentuk koperasi.

Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Koperasi Kota Jambi, Arzi Efendi, MH, dalam laporannya menyampaikan, koperasi diharapkan terus meningkatkan kualitas, guna memperkuat perekonomian. Arzi menyatakan, tema Hari Koperasi ke-68 adalah “Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera.” (jambidaily.com/HMS/ADV)

KOMENTAR DISQUS :

Top