Selasa, 07 April 2020 |
Advetorial

Gubernur: Pasar Murah TP-PKK Bantu Ringankan Beban Masyarakat Kecil

Selasa, 30 Juni 2015 01:35:06 wib
Gubernur Jambi , H Hasan Basri Agus (HBA) menyerahkan paket sembako pasar murah kepada para warga

JAMBIDAILY ADVETORIAL- Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi dan Dharma Wanita Provinsi Jambi  yang menyelenggarakan bazaar/pasar murah Ramadhan 1436 H yang bertujuan   untuk mewujudkan kepedulian dan meningkatkan tali persaudaraan dan persatuan serta kepedulian terhadap sesama dan kegiatan ini akan sangat membantu meringankan beban masyarakat kecil. Bazar ini dilaksanakan di ALKAL Dinas PU,Provinsi Jambi, Senin, (29/6). Pada kesempatan ini Gubernur juga menyerahkan secara simbolis paket kepada lansia, orang cacat dan veteran.
 
Hadir pada kesempatan ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri, Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi Hj.Lovia Ridham Priskap, Wakil Walikota Kota Jambi, Perwakilan Kapolda, Perwakilan dari Korem 042/Gapu, Ketua Persit Kartika Chandra, dan Ketua Bhayangkari. Pelaksanaan Pasar Murah oleh TP-PKK Provinsi Jambi dan Dharma Wanita ini dilaksanakan di beberapa lokasi yaitu pada Senin 29/6 dilaksanakan di kecamatan Jambi Selatan, Selasa,30/6 mengambil lokasi di Kecamatan Kota Baru, Rabu 1/7 mengambil lokasi di Kecamatan Telanaipura lapangan Aurduri, Kamis, 2/7 bertempat di Danau Teluk-Mudung Laut. TP-PKK dan Dharma Wanita melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan anjuran Gubernur yaitu di tempat pemukiman warga yang tidak mampu.
 
Pasar murah ini juga bekerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta. Selain memberikan subsidi bazar ini juga menyediakan 750 paket gratis yang akan diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Selain paket sembako kegiatan ini juga menjual pangan dan ikan segar.  Paket subsidi yang dijual dengan harga Rp.50 ribu seperti paket subsidi dari Bank Indonesia memberikan minyak goreng 1kg, tepung 1kg, mentega 1kg, gula 1kg, kacang 500gr. Sedangkan dari Dinas Peternakan menjual telur seharga Rp.1000 perbutir, sedangkan harga bawang merah dijual dengan harga Rp.22 ribu, bawang putih Rp.16 ribu, cabe merah kerinting Rp.28 ribu.
 
Disampaikan Gubernur bahwa pasar murah seperti ini sangat membantu masyarakat dan menghimbau kepada seluruh komponen pembangunan di daerah Jambi untuk memperbanyak melakukan kegiatan seperti ini. “Saya memang mengharapkan agar kegiatan ini dilaksanakan di pemukiman masyarakat sehingga kegiatan ini akan langsung mengena dan bermanfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan dan barang yang dijual ini tidak hanya dibeli oleh pihak tertentu saja, karena di tengah perekonomian kita yang belum baik ini selisih harga 20 ribu rupiah itu akan sangat berarti, untuk itu kegiatan ini sangat membantu mereka”ungkap Gubernur.
 
Dijelaskan Gubernur bahwa pemerintah terus memantau dan mengamati perkembangan fluktuasi harga bahan pokok ini, melalui operasi pasar. Pemerintah juga telah memperhitungkan ketersediaan bahan pokok dan jika terjadi kenaikan harga sedikit adalah hal yang wajar dalam mekanisme pasar. “Sudah menjadi tugas pemerintah untuk memikirkan bagaimana menjamin kesejahteraan serta keamanan masyarakat terjamin, apalagi sebagai Kepala Daerah memiliki tanggung jawab dalam menjamin rakyatnya terutama dalam menghadapi ketersediaan bahan pokok terutama dalam menghadapi hari besar umat beragama. Dan saya selalu berkoordinasi dengan aparat terkait untuk membahas ketersediaan bahan pangan, Insya Allah cukup”katanya.

Disampaikan Gubernur bahwa saat ini angka inflasi harga barang masih terkendali dan terjangkau dan hal ini akan terus menjadi perhatian pemerintah terutama menjelang hari raya. “Agenda pemerintah adalah bagaimana terpenuhinya kesediaan pangan dan harganya terjangkau oleh masyarakat, nantinya pemerintah juga akan melakukan intervensi harga misalnya dengan membeli sapi dan kemudian dijual menjelang lebaran agar harga tidak melonjak, semua ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa diberatkan selama bulan Ramadhan.  Pemerintah juga harus memikirkan keseimbangan harga dimana jika terjadi inflasi maka harga barang akan naik jika terlalu murah, maka Nilai Tukar Petani menjadi rendah ,untuk itu pemerintah harus memikirkan bagaimana cara agar tetap seimbang”jelasnya.

Sementara itu sebelumnya Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri menyatakan bahwa kegiatan ini pada dasarnya memiliki makna untuk meningkatkan kualitas dimensi keagamaan melalui berbagai aktivitas sosial yang dilaksanakan. “Oleh karenanya, melalui kegiatan bazar ini,saya berharap tumbuhnya kesadaran sosial dalam batin kita untuk peduli, bukan hanya berkaitan dengan aspek ritual keagamaan saja, tetapi juga peduli terhadap aspek-aspek sosial kemanusiaan. Kepedulian sosial bisa direfleksikan dengan keprihatinan terhadap kondisi sosial yang terdapat dalam realitas kehidupan kita sehari-hari, dan dengan sungguh-sungguh untuk mencari solusinya”jelas Hj.Yusniana.

Hj.Yusniana berharap dari kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat di kota Jambi khususnya dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Jambi pada umumnya. “Melalui berbuat yang terbaik untuk kehidupan dan orang-orang di sekitar kita, dan saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini, baik seluruh SKPD dilingkup pemerintahan Provinsi Jambi, kepada pelaku usaha dan pelaku ekonomi yang telah memberikan andil kepada masyarakat”ungkapnya.(jambidaily.com/HMS/MAR)

KOMENTAR DISQUS :

Top