Sabtu, 20 Januari 2018 |
Wisata & Budaya

Gubernur Zola Apresiasi Pengembangan Seni Tari Jambi

Jumat, 29 April 2016 21:16:25 wib
Gubernur Jambi H Zumi Zola meng-apresiasi pagelaran seni tari Jambi

JAMBIDAILY BUDAYA-Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP. MA menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya pagelaran seni tari agar mampu memberi makna bagi perkembangan seni tari khususnya di Provinsi Jambi.

“Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya pagelaran seni tari agar mampu memberi makna bagi perkembangan seni tari di Provinsi Jambi yang sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan disegala bidang guna mewujudkan visi Jambi TUNTAS 2021, yaitu Jambi yang Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh Adil dan Sejahtera,” ucap Gubernur, saat menghadiri Forum Kreatif Anak Negeri ke 5 sekaligus dalam rangka memperingati Hari Tari se-Dunia bertempat di Gedung Taman Budaya Provinsi Jambi, Jum'at sore, 29 April 2016.

Dikatakan Gubernur Zola, negara Jepang merupakan negara maju tapi cenderung tertutup dari generasi ke generasi. “Mengapa mereka seperti itu?, negara Jepang sangat tertutup dari generasi ke generasi, agar dapat melindungi jati diri, budaya, adat istiadat yang mereka miliki dari turun temurun. Mereka ingin kondisi budaya dan adat yang mereka miliki murni dan tidak terkontaminasi dengan kebudayaan lain, agar dapat diteruskan oleh generasi yang akan datang," kata Zola.

“Perancis merupakan kota mode dunia, sangat jarang sekali orang memakai bahasa Inggris tapi orang sangat memakai bahasa Perancis karena mereka masih memegang  budaya mereka, begitu juga di Jerman. Negara-negara yang saya katakan itu negara maju. Kalau negara  ingin maju harus berpegang pada adat dan budayanya," sambung Zola.

Zola juga mengatakan, apabila Indonesia ingin maju, jangan pernah kehilangan jati dirinya, salah satunya adalah agar berbudaya. "Apa bila suatu negara ingin maju dan berkembang, berpeganglah pada adat dan kebudayaan agar jati diri suatu bangsa tetap berbudaya," jelas Zola.

Mantan Bupati Tanjung Jabung Timur ini juga menjelaskan, seluruh lapisan masyarakat tidak menantang kemajuan zaman yang serba canggih dan moderen.

"Sekarang ini anak-anak kita masih kecil sudah bisa memainkan handphone. Ini salah satu kemajuan sebagai anak bangsa Indonesia, yang lebih khusus Provinsi Jambi kita harus menggalakkan cinta kepada budaya kita," ungkap Zola

Zola juga berharap agar pelestarian seni dan tari ini terus digali dan dikembangkan. "Kegiatan seni tari akan terus berlanjut guna pengembangan inovasi serta pelestarian budaya dan teruslah konsisten untuk memberikan motivasi bagi anak-anak dan generasi muda untuk terus berkreasi, sehingga potensi dan kemampuan seni dan inovasi akan dapat digali dan dikembangkan," harap Zola.

Pada saat diwawancarai oleh para wartawan usai acara, Gubernur Zola kembali menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi sekali kegiatan yang dilakukan para generasi muda Jambi ini.

“Apalagi yang dilihat tadi mulai dari tari anak-anak kecil sampai orang dewasa ikut bersatu padu dalam seni. Ini cukup bagus, tinggal kita memperhatikan sarana pendukung seperti gedungnya yang kurang memadai. Untuk itu ditahun depan Pemerintah Provinsi Jambi akan menganggarakan penambahan sarana untuk anak-anak dan generasi muda Jambi untuk datang berkarya di taman budaya Jambi ini,” tutur Zola.

Sementara itu, Kepala Taman Budaya Jambi Sri Purnama Syam menyampaikan, kegiatan seni tari ini sudah setiap tahun dilaksanakan. “Tapi untuk tahun ini paling istimewa karena dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Provinsi Jambi ini yaitu Bapak Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli,” katanya.

Dikatakan juga oleh Sri Purnama Syam, banyaknya kegiatan seni dan budaya bagi generasi muda Jambi gedung tempat latihan anak-anak sudah tidak mencukupi lagi, semua karena banyaknya animo anak muda Jambi yang ingin ikut pagelaran.

"Untuk itu kami telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dapat membangun gedung baru dan telah disetujui mendapat bantuan kucuran dana senilai Rp. 1,7 Milyar,” jelas Sri Purnama Syam.

Kepala Taman Budaya Jambi juga menambahkan bahwa pada tahun 2015 lalu Provinsi Jambi juga mendapat nomor 2 se-Indonesia dalam penetapan budaya warisan tak benda.

Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola beserta putranya Zamer Zahid Abyadh Zola turut serta menyemarakkan suasana pada saat penampilkan berbagai tarian yang disuguhkan oleh Sanggar Sekintang Dayo ini.

Festival tari yang  dimulai dari tanggal 25  hingga 29 April 2016 ini menghasilkan berbagai pemenang, diantaranya Tari Terbaik satu Cahaya Serumpun, terbaik dua Pinang Masak serta terbaik tiga Tiras Dancer yang hadiahnya diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli.

Turut serta pada kesempatan ini Kepala UPTD Taman Budaya Jambi, Ketua Dewan Kesenian Jambi, para sponsor, para seniman dan budayawan se-Provinsi Jambi, para orang tua murid serta undangan Lainnya.(jambidaily.com/HMS/SAP)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top