Kamis, 18 Juli 2019 |
Peristiwa

Gudang di Area Padat Permukiman Terbakar, Diduga Penampungan Minyak Ilegal

Rabu, 10 Juli 2019 15:31:54 wib
Saat proses pemadaman Kebakaran/Foto: jambidaily.com/HN

JAMBIDAILY PERSITIWA -Gudang diduga tempat penampungan minyak Ilegal terbakar di area pemukiman padat penduduk, tepatnya di RT 06 Kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi (Rabu, 10/07/2019).

Kepulan asap hitam dan api yang terus membesar, membuat petugas pemadam kebakaran (damkar) kota Jambi kesulitan menjangkau titik api saat peristiwa kebakaran. Disamping itu banyaknya tumpukan minyak di dalam gudang membuat kobaran api terus membesar.

Gudang yang berada di dekat pemukiman warga tersebut hangus terbakar dan membakar seluruh isi gudang. Api yang cepat membesar juga merembet ke gudang pengolahan sampah plastik yang ada disebelahnya, api baru berhasil dipadamkan setelah dua jam kemudian dengan delapan unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi.
 
Dari informasi yang dihimpun dan ramai diperbincangkan bahwa Gudang ialah tempat penampungan minyak yang tidak resmi alias Ilegal.

"Kebakaran gudang minyak ilegal yang menyebabkan munculnya kepulan asap hitam dan api yang membumbung tinggi sempat membuat panik warga sekitar. Setelah lebih dari dua jam gudang minyak ilegal yang terbakar ini dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya baru berhasil dipadamkan," Ujar Warga, yang meminta namanya tidak diketahui umum.

Disisi lain serambijambi.id mediapartnership jambidaily.com melaporkan bahwa Ribuan liter minyak diduga ilegal terbakar tersebut milik seseorang inisial BN yang telah beroperasi selama lebih kurang satu tahun.

Pemilik usaha lainnya yang berada disekitaran gudang minyak itu mengatakan gudang tersebut milik BN. “Punyo BN, sudah setahun operasi ini,” katanya singkat, Rabu (10/7/2019) sebagaimana dilansir serambijambi.com

Sulitnya untuk memadamkan api yang berkobar oleh petugas damkar turut dibantu warga berjibaku mejinakkan api menggunakan air busa agar api bisa padam dan menghindari api merembet ke bangunan rumah warga yang ada di dekat gudang.
 
Petugas pemadam kebakaran kota Jambi, Kabid Operasional Damkar, Rinno mengungkapkan dari hasil pendataan, gudang diduga penampung minyak ilegal yang terbakar tersebut terdapat, dua buah tanki besar, empat puluh lima drum, lima belas tadmond yang digunakan untuk menampung minyak. 

"Semua hangus terbakar dia namun belum bisa dipastikan penyebab kebakaran gudang, masih menunggu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," Tandas Rinno.

Sementara itu hingga informasi ini dipublikasi, jambidaily.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top