Selasa, 21 Agustus 2018 |
Hukum

Gugatan Kabur dan Tidak Penuhi Syarat Formil, KPU Kerinci Minta MK Tolak Gugatan ZA – Arsal

Rabu, 01 Agustus 2018 10:20:18 wib

JAMBIDAILY JAKARTA -  Proses pemeriksaan perkara sengketa hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Tahun 2018 dengan agenda jawaban termohon dan pihak terkait telah usai dilaksanakan kemarin (31/07).

Persidangan yang semula diagendakan pada pukul 15.20 WIB, sedikit mengalami penundaan hingga pukul 16.00 WIB. Padatnya jadwal persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) adalah alasan utama pergesaran jadwal tersebut.

Dalam pantauan KayoNews, sidang perkara nomor 39/PHP-BUP-XVI/2018 berjalan lancar dan kondusif.

Suhardiman SH yang juga ketua devisi bidang hukum KPU Kabupaten Kerinci menyatakan, bahwa sidang tersebut digelar selama satu jam dengan agenda pengesahan alat bukti dari Pemohon dan pembacaan Jawaban dari Termohon/Pihak Terkait.

Suhardiman menyatakan, jawaban yang diajukan oleh pihak kami selaku termohon, pada intinya meminta  kepada majelis hakim untuk tidak menerima permohonan dari pemohon atau  menolak permohonan dari pemohon.

Dilain kesempatan, kuasa hukum KPU Kabupaten Kerinci Adithiya Diar menyatakan bahwa jawaban yang diajukan oleh kami selaku termohon, cenderung membantah semua dalil yang diajukan oleh pihak pemohon. Pihak terkait menilai bahwa permohonan yang diajukan oleh pemohon tidak memenuhi syarat formil dan permohonan yang diajukan tersebut juga sebagai permohonan yang dikategorikan sebagai obscuur libel (permohonan yang tidak jelas/kabur).

A Diar juga menambahkan, bahwa dalil-dalil yang digunakan oleh pemohon terkait masalah dugaan terjadinya pelanggaran yang Terstruktur, Sistemik dan Masif serta adanya dugaan money politik, itu bukanlah ranah termohon untuk menilai dan menindaklanjutinya sepanjang tidak ada rekomendasi ataupun petunjuk dari panwas kabupaten Kerinci. Jawaban KPU Kerinci juga diamini oleh pihak terkait dalam hal ini panwas kabupaten Kerinci.

Dilain kesempatan, ketua PAN Kabupaten Kerinci yang juga salah satu partai penggusung pasangan nomor urut dua, Yuldi Herman menyatakan sangat optimis permohonan pemohon akan ditolak. Walaupun demikian, dia tetap akan menunggu putusan yang terbaik dari majelis hakim.

Dalam pantauan KayoNews, persidangan tersebut juga dihadiri oleh M.Subhan selaku Ketua KPU provinsi jambi dan Ahdiyenti sebagai korwil KPU Kabupaten Kerinci. Dari pihak terkait, Afrizal selaku komisioner Bawaslu Provinsi Jambi turut serta mendampingi Panwas Kabupaten Kerinci.

Sidang selanjutnya akan digelar dalam waktu dekat, dengan agenda putusan sela. Para pihak yang berperkara masih diminta untu menunggu hasil dari musyawarah majelis hakim dalam menentukan sikap dan mengagendakan jadwal selanjutnya. (Gsm/fyo)

KOMENTAR DISQUS :

Top