Selasa, 17 Juli 2018 |
Pendidikan & Teknologi

Guruku Pahlawanku, "Digugu Lan Ditiru"....

Minggu, 11 Oktober 2015 02:28:04 wib
Belajar mengajar (G-Stock)

JAMBIDAILY PENDIDIKAN-Guru itu harus menjaga agar apa yang disampaikannya dapat dipercaya dan mampu menjadi teladan bagi orang lain (Digugu Lan Ditiru-red), itulah pepatah jawa yang menggambarkan betapa berat mengemban tugas sebagai seorang guru, dibalik tugas mulianya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Bagaimana tidak, di era global saat ini, seorang guru dituntut untuk dapat menyampaikan materi pendidikan dengan baik dan dapat dimengerti oleh semua peserta didik.  Dan seorang guru senantiasa dapat menjaga sikapnya dihadapan semua orang.

Terlebih, saat mengajar, seorang guru merupakan sosok yang menjadi pusat perhatian semua siswa dengan sudut pandang yang berbeda-beda.

Untuk hal satu ini, seorang guru harus senantiasa tampil percaya diri dan dapat menarik perhatian para peserta didik agar tertarik pada materi yang disampaikan.

Mungkin bagi seorang guru yang telah puluhan tahun menekuni profesinya, persoalan kepercayaan diri dihadapan siswa tidak menjadi masalah.  Namun bagi para guru yang belum memiliki "jam terbang" yang mumpuni, kepercayaan diri dihadapan para peserta didik dapat menjadi masalah yang perlu diatasi.

Mungkin beberapa tips yang dikutip dari laman ramiftahul jannah.sch.id, ini dapat bermanfaat menjadi referensi meningikatkan kepercayaan diri seorang guru saat mengisi jam pelajaran dikelas.

1.Berbusana Rapi

Seorang guru perlu berpenampilan rapi dan menarik. periksalah sebelum mengajar, mulai dari rambut, pakaian, sepatu, sampai pada asesoris yang dikenakan. Semua ini akan berpengaruh pada motivasi dan perhatian siswa dalam belajar. Kelainan atau kejanggalan dari tampilan berpakaian ini akan menyebabkan terganggunya perhatian dan konsentrasi belajar siswa.

2.Penguasaan materi ajar

Guru yang kurang menguasai materi pelajaran,  membuat proses pembelajaran menjadi tersendat-sendat. Guru akan sering membuka buku sumber sehingga perhatiannya berkurang pada siswa.

Kegaduhan suasana belajar sering berawal dari tersendatnya proses pembelajaran. Oleh sebab itu, agar tampil penuh percaya diri, guru benar-benar menguasai materi pelajaran yang akan diajarkan. Dengan demikian guru akan mudah mengelola kelas.

3.Gaya mengajar

Setiap guru memiliki gaya mengajar tersendiri. Gaya mengajar guru adalah khas sehingga menjadi pembeda satu guru dengan guru lainnya. Ada guru yang suka mengajar banyak duduk. Ada pula yang senang berdiri, selalu mengitari ruang kelas. Sepatu dan bunyi detak langkah guru ketika berjalan mengitari ruang kelas, menjadi hal spesifik bagi masing-masing siswa.

Agar tampil percaya diri dalam mengajar perlu adanya variasi gaya mengajar sehingga menarik perhatian siswa dan akan menjadi motivasi tersendiri bagi siswa dalam menerima materi pelajaran yang diajarkan guru.

4.Cara berbahasa dan berbicara

Barangkali poin ini menjadi sangat penting dan menentukan keberhasilan guru tampil percaya diri ketika mengajar. Siswa dengan mudah mengetahui karakter guru melalui cara berbahasa dan berbicara. Cara berbahasa dan berbicara guru yang bervariasi dan diselingi humor lebih disenangi oleh siswa.

Ketika berbicara hendaknya guru selalu mengarahkan perhatian pada siswa, jangan sering melihat ke luar ruangan karena hal ini dianggap kurang menghargai siswa. Guru harus dapat mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan.

Dan yang paling penting lagi, seorang guru harus senantiasa menjaga kompetensinya setiap saat, meningkatkan pengetahuan, meningkatkan tehnik mengajar dan menjaga sikap yang baik. (jambidaily.com/SUS)


Editor:Hery FR / berbagai sumber

KOMENTAR DISQUS :

Top