Rabu, 16 Oktober 2019 |
Politik

H Sibawaihi: Sekda Bukan Ketua Umum LPTQ

Selasa, 24 April 2018 16:43:44 wib

JAMBIDAILY MERANGIN - Sekda Merangin H Sibawaihi menegaskan, kalau dirinya bukanlah ketua umum LPTQ Kabupaten Merangin. Tidak ada setetes tinta pun yang menerangkan, kalau Sekda itu menjabat sebagai ketua umum LPTQ Merangin.

Jadi tegas Sekda, adanya anggapan kalau Sekda merupakan ketua umum LPTQ Kabupaten Merangin tersebut, sangatlah salah besar. Sesuai dengan SK bupati, ketua umum LPTQ Kabupaten Merangin itu adalah Wakil Bupati Merangin.

Namun setelah SK bupati nomor 30 tanggal 06 Februari 2014, tentang kepengurusan LPTQ itu dikaji sambung sekda, jabatan ketua LPTQ tersebut sudah berakhir pada 06 Februari 2018.

‘’Lalu inisiatif saya atas izin Bapak Pjs Bupati Merangin H Husairi, bersama para pengurus LPTQ lama, Kemenag, Kabag Kesra dan para tokoh agama, saya berkewajiban menyusun kepengurusan LPTQ Merangin yang baru,’’ujar Sekda.

Menyinggung bagaimana dengan bonus MTQ tingkat Provinsi Jambi 2017 yang belum dibagikan ke Khafilah? Sekda menerangkan, untuk bonus Khafilah peraih juara pada MTQ 2017 telah diserahkan secara simbolis kemarin (24/4).

‘’Jadi bonus MTQ itu, telah kita serahkan secara simbolis pada acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di jajaran Pemkab Merangin yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Merangin,’’terang Sekda.

Bonus MTQ itu lanjut Sekda, akan diberikan kepada 13 orang khafilah peraih juara pada MTQ tingkat Provinsi Jambi 2017 di Tanjab Timur. Untuk juara pertama akan diberikan bonus sebesar Rp 21 juta.

Sedangkan untuk juara dua pada MTQ tersebut, akan diberikan bonus sebesar Rp 15,5 juta dan untuk juara ketiga akan diberikan bonus sebesar Rp 10 juta. Bonus MTQ yang sudah menjadi hak khafilah itu, tetap diberikan.

Selain itu Sekda menambahkan, dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jambi 2018, Kabupaten Merangin telah menyiapkan sebanyak 66 orang khafilah. Jumlah tersebut diakui sekda masih kurang sekitar 17 orang.

Kekurangan khafilah yang kabarnya disebabkan hijrahnya khafilah Merangin ke kabupaten lain itu, akan dipenuhi dalam waktu dekat sebelum pelaksanaan Training Center (TC) para khafilah Merangin menghadapi MTQ 2018.

Lalu bagaimana terkait menurunnya prestasi khafilah Merangin pada MTQ 2017? Dikatakan Sekda, menurunnya prestasi para khafilah tersebut, tidak semata tanggung jawab Sekda, tapi seluruh lapisan masyarakat Merangin. (teguh/humas)

KOMENTAR DISQUS :

Top