Jumat, 28 Juli 2017 |
Peristiwa

H Zumi Zola : Jika Ada Bangunan Penyebab Banjir, Harus Dibongkar

Sabtu, 29 April 2017 21:35:27 wib
Gubernur Jambi H Zumi Zola dan Kepala Dinas PUPera Provinsi Jambi Dodi Irawan meninjau kondisi sungai, bangunan dan saluran air dalam Kota Jambi

JAMBIDAILY PERISTIWA-Ditengah seringnya terjadi banjir dadakan pada beberapa kawasan dalam Kota Jambi ketika diguyur hujan lebat, Gubernur Jambi H Zumi Zola memantau saluran air.

Tak hanya memeriksa saluran air, Gubernur juga meninjau beberapa aliran sungai kecil dalam kota yang mengalami pendangkalan.

Dampak dari pendangkalan sungai ini adalah terendamnya rumah warga ketika turun hujan, dalam bulan April tahun ini sudah 4 kali terjadi banjir saat turun hujan deras. Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan wilayah Kelurahan Payo Lebar dan Kelurahan Lebak Bandung sebagian rumah terendam.

“Kita sudah memantau, ketika hujan deras terjadi genangan air yang menyebabkan banjir untuk wilayah Kelurahan Payo Lebar dan Kelurahan Lebak Bandung dan ini menjadi pertanyaan, kenapa di wilayah ini banjir sedangkan di tempat lain tidak, ini pasti ada penyebabnya,”ungkap Zola, usai meninjau rumah-rumah warga, sungai dan saluran air pasca banjir baru-baru ini, di Jalan Prof.DR.M. Yamin,SH, Kelurahan Payo Lebar Kecamatan Jelutung Kota Jambi, Sabtu (29/04/2017) sore.

“Saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) Provinsi Jambi serta Pemerintah Kota Jambi dengan segera untuk mengkaji titik-titik mana yang menghambat resapan air ini. Jika bangunan-bangunan itu menghambat, harus dibongkar secepatnya. Jika bangunan bangunan itu tidak bongkar, ketika hujan akan menyebabkan banjir secara terus-menerus dari hulu ke hilir karena tidak adanya tempat resapan air,”tegas Gubernur Zola.

Selanjutnya, Gubernur Zola mengungkapkan, Dinas PUPERA Pemerintah Provinsi Jambi, Dinas PUPERA Pemerintah Kota Jambi dan Balai PU yang ada di Provinsi Jambi sebagai perwakilan Pusat akan membahas secara bersama-sama, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
“Jika memang harus dianggarkan untuk mengatasi masalah ini, kita akan menganggarkannya di tahun 2018, karena titik-titik yang menyebabkan banjir itu sudah banyak,” ujar Gubernur Zola.

“Saya mohon dukungan masyarakat dan semua pihak yang lahannya akan dibebaskan untuk digunakan sebagai aliran sungai karena semua ini demi kepentingan masyarakat banyak, bukan kepentingan perorangan, semua ganti ruginya sudah ditentukan sesuai aturan,”tandas Gubernur Zola.

Dia juga meminta kerjasama semua ketua Rukun Tetangga untuk menghimbau warganya agar tidak membuang sampah di sungai dan saluran air,” harap Gubernur Zola.

"Terjadinya pendangkalan sungai dan ditemukannya sampah-sampah rumah tangga serta terjadinya penyempitan sungai, saluran air, dan adanya bangunan-bangunan yang menyebabkan terhalangnya tempat resapan air,"pungkas Zola.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Zola secara pribadi memberikan bantuan berupa uang kepada warga yang rumahnya terendam air dan menderita penyakit, serta menugaskan mencatat nama-nama warga yang terkena penyakit tersebut untuk dibantu dalam hal pengobatan. (*)


Laporan   : Richi/Mustar Hutapea (HMS)
Foto        : Novriansah

KOMENTAR DISQUS :

Top