Sabtu, 18 Agustus 2018 |
Ekonomi

Harga Anjlok, Sektor Tambang Batu Bara Tebo "Lesu"

Kamis, 14 Mei 2015 21:02:49 wib
Kondisi kawasan tambang batu bara di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi

JAMBIDAILY MUARATEBO-Beralasan permintaan pasar dan harga anjlok, produktifitas tambang batu bara dikabupaten Tebo lesu.  

Dari lima perusahaan tambang seperti, Winner Prima Sekata (WPS),Daya Bambu Sejahtera (DBS), Dwi Gita Karya Mandiri (DGKM),Bumi Unggul Permai (BUP), Kelola Tebo Energi (KTE) hanya PT DBS yang masih melakukan kegiatan produksi.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Kabid ESDM Hendriyanto, (14/05) dikonfirmasi, mengatakan, saat ini
harga hanya 52 dolar atau setara dengan Rp. 500 ribu/ton untuk batu bara kwalitas high kalori (6000).

"Sebelum anjlok pernah mencapai harga 130 Dolar atau setara satu juta empat ratus/ton,"terangnya.

Namun untuk kalori lebih rendah hargapun hanya mencapai 36 dolar atau setara 370 ribu rupiah ditongkang sebelum anjlok, dan harga batu bara untuk kwalitas ditebo saat ini cuma mencapai 22 Dolar atau 240 ribu rupiah itu merupakan harga ditongkang.

"Alasan inilah perusahaan tambang yang ada ditebo menghentikan sementara waktu aktifitasnya menjelang harga stabil. Ya Stop sementara waktu menjelang harga batu bara stabil dengan waktu yang belum tau kapan akan stabil,"pungkas Hendriyanto.(jambidaily.com/ART)

KOMENTAR DISQUS :

Top