Kamis, 15 November 2018 |
Ekonomi

Harga Sawit Terus Anjlok, Petani Sawit Semakin Menjerit

Rabu, 24 Oktober 2018 20:54:46 wib
ilustrasi/Foto: kompas.com

JAMBIDAILY TANJABTIM - Petani kelapa sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengaku pasrah dengan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit ditingkat petani. Petani berharap pemerintah memperhatikan nasib para petani dengan memperjuangkan harga jual TBS. 

Seperti yang diakui para petani di Kecamatan Dendang yang mengaku 'sakit' dan pasrah dengan harga TBS sawit yang tak kunjung naik. 

"Harga TBS Sawit mulai anjlok sejak 5 bulan lalu. Saat ini harga sawit bervariasi, yakni berkisaran antara Rp 6000 hingga Rp 7000 per kilogramnya," katanya Muji, salah satu petani sawit di Kecamatan Dendang, pada Rabu (24/10/2018). 

Sementara, harga kebutuhan pokok untuk sehari-hari masyarakat saat ini kian meningkat. Belum lagi ditambah biaya perawatan sawit yang semakin mahal. 

"Kami merasa sangat sedih dan susah dengan masih anjloknya harga TBS sawit dikalangan petani seperti kami ini," keluhnya. 

Hal senada juga diutarakan petani sawit Desa Catur Rahayu, Dendang, Paimen. Dia mengungkapkan, merosotnya harga TBS sawit berimbas ppada sulitnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Kami berharap pemerintah turun tanfan dan memperhatikan nasib kami sebagai petani sawit yang kian memprihatinkan," pintanya. 

Petani menginginkan, harga TBS sawit dapat sesegalera mungkin dinaikkan. 

"Sebab kami saat ini hanya mengandalkan perkebunan sawit saja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," tukasnya.

 

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top