Senin, 16 September 2019 |
Wisata & Budaya

Hari Ini, Tarian Rentak Ragam akan Menyusuri Jalan-jalan di Kota Bandung

Sabtu, 26 Agustus 2017 06:07:20 wib
Tarian rentak ragam saat uji tampil di Pawai Pembangunan, Jambi 19 Agustus 2017 di Hadapan Gubernur Jambi/Photo: Hendry Noesae/JAMBIdaily.com

JAMBIDAILY SENI TARI, Budaya - Tarian Rentak Ragam persembahan Tim Kesenian Gubernuran Provinsi Jambi, akan turut serta dalam Pawai Kemerdekaan, Karnaval Nasional Pesona Parahyangan di Kota Bandung, Sabtu (26/08).

Para penari akan berjalan kaki, diikuti oleh Mobil Hias Angsa Raksasa yang dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

"Para penari akan berjalan di dalam karnaval," Ungkap Didin Sirojudin,S.Sn kepada jambidaily.com (Jum'at,25/08)

Karnaval akan melewati Rute; Gasibu-Jalan Dago-Jalan Merdeka-Jalan Tamblong-Jalan Asia Afrika-Alun Alun-Balai Kota Bandung.

Tarian Rentak Ragam
Rentak Ragam merupakan tarian yang menggambarkan kehidupan masyarakat Jambi yang gigih dan kompak dalam bekerja. Rentak dari kata dasar serentak berarti bahwa pekerjaan itu harus dilakukan secara bersama-sama. Sedangkan ragam dari kata beragam mengandung arti bahwa pekerjaan itu sangat banyak dan bermacam-macam, tetapi walaupun pekerjaan itu banyak dan bermacam-macam apabila dikerjakan secara bersma sesuai keahliannya maka akan tuntas sempurna.

Simbol bekerja sama inilah yang diperlihatkan dalam tarian Rentak Ragam. Para penari bergerak lincah dan penuh semangat tetapi tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan melayu Jambi yang memiliki kelembutan dan kehalusan budi pekerti, kecantikan dan keramah tamahannya dilambangkan dengan selendang, sedangkan kegigihan dalam bekerja dilambangkan dengan tampah peralatan tradisional untuk menampi beras di sawah atau ladang.

Tarian rentak ragam merupakan tarian hasil olahan dari gerak tari Joget melayu Jambi yang diiringi perpaduan musik gendang melayu Jambi dan moderen.

kelompok ini Dibawah binaan Ibu Sherrin Tharia Zola, Tarian Rentak Ragam di Koreografer oleh Yon Hermanto dengan Penata Musik, Alex Abdul latief dan di Produksi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.

 

(Hendry Noesae)

 

 


Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top