Kamis, 23 November 2017 |
Ekonomi

HBA: Pemanfaatan Lahan Tidur dan Perekonomian Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2015 01:32:03 wib
Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) bersama para petani yang memanfaatkan lahan tidur di Desa Talang Belido

JAMBIDAILY EKONOMI- Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA),  sangat mengapresiasi upaya pemanfaatan dan optimasi lahan tidur dibawah binaan (zakat) Pertamina.

"Program zakat Pertamina yang melakukan upaya pemberdayaan masyarakat secara produktif dengan pemanfaatan lahan tidur ini, sangat baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat miskin,"paparnya, saat menghadiri Panen Jagung di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (23/06) siang.

Panen jagung tersebut merupakan hasil dari Sentral Pertanian BAZMA Hijau "Maju Bersama" Binaan BAZMA PT Pertamina EP Asset 1 Field Jambi, Kebon Bohok, Muaro Jambi, dengan partisipasi dari pakar pertanian Provinsi Jambi, yang juga enterpreneur dan dosen, Dede Martino.

Di lokasi pertanian tersebut, selain jagung, juga ditanam seledri, cabai, kacang tanag, dan kacang panjang.

Gubernur menyatakan, program pemerintahan Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinannya juga sangat concern terhadap masyarakat miskin, dan untuk mengurangi kemiskinan pulalah, program Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake) Pemerintah Provinsi Jambi digulirkan.

"Program seperti ini bisa terus dipertahankan, diteruskan, dan bahkan dikembangkan, karena sangat menyentuh bagi masyarakat,"harapnya.

"Bagi saya, pertanian itu tidak asing, saya juga dari keluarga petani. Jangan berkecil hati dan merasa minder jadi petani. Mungkin dari sisi Allah, Bapak-bapak dan Ibu-ibu lebih mulia dari kami," ujar gubernur.

Guna menyemangati para petani, gubernur membeli dan memborong seluruh jagung yang dipanen tersebut.

"Terimakasih kepada Pertamina dan kepada Bapak Dede Martino. Apa yang dilakukan Pak Dede ini mudah-mudahan bisa kita teruskan."

"Saya sangat senang melihat tanam-tanaman ini, meskipun hari gersang seperti ini, sayurnya cukup hijau," tambah gubernur.

Kepada para wartawan yang mewawancarainya, gubernur mengungkapkan dirinya sangat senang dengan adanya sinergi dari Pertamina, tenaga penyuluh dari pemerintah, tenaga ahli atau pakar pertanian dari Universitas Jambi, Dede Martino dalam rangka bagaimana memanfaatkan lahan tidur, yang selama ini tidak digunakan.

"Dalam kondisi kemarau hari panas seperti ini, tanamannya bisa tumbuh dengan baik. Kita tahu, banyak sekali karya penemuan Pak Dede Martino, khusus di bidang pertanian. Oleh sebab itu, ini kita dorong terus dan mudah-mudahan Pertamina akan terus mendorong Pak Dede Martino untuk membantu masyarakat petani kita yang kelas menengah kebawah, agar kehidupan mereka lebih teratur, bisa berkecukupan untuk keluarganya dan mendidik anak-anaknya. Saya men-support sekali kegiatan ini, saya senang sekali dengan hasil ini. Asal hasilnya bagus, banyak yang mau beli, jadi pemasaran tidak masalah," jelas gubernur.

Sementara itu, Asisten Manajer Legal and Relatin (LR) PT Pertamina EP Field Jambi Median Ichman, dalam sambutannya pada intinya mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian Pertamina kepada masyarakat setempat.

"Pertamina terus berupaya bersinergi dalam memberikan bantuan dan pembinaan kepada masyarakat,"ungkapnya.
Pakar Pertanian yang sekaligus enterpreneur, Dede Martino, dalam sambutannya mengungkapkan, partisipasinya dalam pembinaan pertanian di lokasi ini adalah karena merupakan ibadah dalam membantu masyarakat setempat, yakni program zakat dari Pertamina.

Dede Martino menceritakan, awalnya masyarakat setempat sudah memiliki pengetahuan dalam bertani, hanya saja memerlukan bimbingan, namun belum punya kelompok tani dan peralatan pertanian.

Dede menekankan, bahwa pertanian yang dilaksanakan tidak boleh mencemari dan merusak lingkungan. Untuk itu, pupuk tidak boleh berlebih dan diadakan rancangan bertani dalam semua musim.

Dede mengemukakan, dirinya dan tim merancang agar petani bisa panen per hari, kemudian ada panen sayur mingguan, dan panen jagung per Tri wulan.

"Kami juga nembuat teknologi, misalnya untuk membuat pupuk murah. Sebagian dari teknologinya dibuat di Jambi. Kami juga berusaha untuk menjual secara terarah. Kami ingin mereka bertani secara modern," jelas Dede.
"Ini panen pertama, sebenarnya kemarin kami takut gagal. Alhamdulillah, ternyata tidak. Kami akan berusaha meneruskan ini ke petani lain," ujar Dede.
Pengurus Baituzzakah Pertamina (BAZMA), Dedi Usamah, dalam sambutannya menyatakan, kegiatan ini terselenggara karena adanya partisipasi berupa zakat dari Pertamina EP Field Jambi.
Dedi Isamah mengemukakan, program peduli lingkungan Pertamina melalui BAZMA bersinergi dengan CSR Pertamina melaksanakan program pembinaan tanam jagung dan hortikultura kepada masyarakat setempat.
"Kami harapkan, ini bisa menjadi zakat produktif, dan mudah-mudahan semakin berkembang," ujar Dedi Usamah.
Dedi Usamah mengungkapkan, Pertamina juga membantu petani dalam pemasaran. "Yang tadinya tengkulak yang datang ke lokasi, sekarang tidak lagi," sebut Dedi Usamah.(jambidaily.com/HMS/MUS)

Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top