Selasa, 16 Oktober 2018 |
Ekonomi

Hebatnya Warga Desa Muara Kibul, dari PETI kembali ke Ladang Padi

Selasa, 14 Februari 2017 20:27:30 wib
Bupati Merangin H Al Haris melakukan panen raya di Desa Muara Kibul

JAMBIDAILY EKONOMI-Bupati Merangin H Al Haris berhasil merubah tradisi warga Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat dari aktivitas rutin melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), kini ramai-ramai turun ke ladang menanam padi.

"Ini prestasi warga Desa Muara Kibul yang sangat luar biasa. Warga bersatu merubah mindset, dari tradisi kurang bagus (PETI-red) beralih  ke hal yang positif (Berladang Padi),’’ujar Bupati, Selasa (14/02/2017), saat melakukan panen raya ladang padi desa tersebut, seluas 100 hektare.

Pada acara yang dihadiri Forkopimda Merangin itu bupati menegaskan, panen padi ladang merupakan tradisi nenek moyang dari dulu kala dan merupakan kearifan lokal masyarakat Merangin. Kini masyarakat kembali ke asalnya, pergi ke ladang dan ke sawah menanam padi.

Kalau sebelumnya lanjut bupati, ada masyarakat yang mengatakan tidak bisa berladang tanpa membakar lahan, namun kenyataannya bisa. Warga berhasil menanam padi di sela-sela kebun karet.

Hasilnya ladang yang tadinya tidak dikelola dengan baik, berkat komitmen warga meninggalkan PETI, kini ladang itu bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Bahkan penghasilan rutin menanam padi itu melebihi dari melakukan aktivitas PETI.

‘’Saya tadi melihat di sekitar pondok warga di kebun itu ada yang menanam cabe dan sayuran. Itu sangat bagus, tinggal kita turun ke sungai mencari ikan. Kalau semua kebutuhan makan sudah terpenuhi, amanlah dunia dan itulah kebahagiaan sebenarnya,’’jelas Bupati.

Usai panen raya padi ladang, bupati memberikan bantuan alat-alat pertanian kepada warga, agar hasil panen berikutnya lebih melimpah. Pada kesempatan itu, bupati juga memberikan hadiah uang tunai kepada penenang lomba berbalas pantun dalam rangka panen raya tersebut.(*)


Penulis   : Teguh (HMS)
Editor    :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top