Kamis, 27 Juni 2019 |
Kesehatan & Olahraga

'Heboh' Produk Batrisyia, ini Penjelasan Kepala BPOM Jambi

Selasa, 02 April 2019 14:49:55 wib
(Tangkapan Layar Video rekaman terkait produk di pameran HUT Provinsi Jambi/Foto: Ist)

JAMBIDAILY KESEHATAN - Belakangan timbulnya informasi bahwa Batrisyia Herbal diduga 'Tanpa Izin Edar' yang diketahui melalui dokumentasi video saat kegiatan Pameran dan Bazaar dalam rangka HUT Provinsi Jambi, Januari 2019 yang lalu.

Sebelumnya jambidaily.com mempublikasi berita di kanal Suaro Wargo, bertajuk "Berhembus Kabar Kosmetik Batrisyia Diduga Ilegal Tetap Beredar" Berdasarkan rekaman video pendek yang diterima jambidaily.com (Kamis, 28/03/2019) terlihat ada jenis sabun, cream, spray dan lainnya. Menariknya produk Batrisyia sempat dipamerkan dalam acara HUT Pemprov Jambi, pada Januari 2019 yang lalu, namun produk-produk tersebut disinyalir tetap beredar.

“Produk itu kuat dugaan diamankan, Selasa (26/03/2019) oleh pihak kepolisian namun saya tidak mengetahui, polda atau polresta. Tetapi tidak ada pemberitaan dan itu produk sepertinya masih beredar, padahal udah pernah dipamerkan bahwa Batrisyia adalah Ilegal tanpa izin edar,” Ungkap Sumber.

Sementara itu di media sosial terlihat produk Batrisyia tetap dipasarkan. Terbukti dari penelusuran jambidaily.com (Kamis, 28/03/2019), dalam postingan akun Facebook Inisial USB. 

Sayangnya akun Facebook Inisial USB, saat coba diakses kembali linimasa dan profilnya (Selasa, 02/04/2019/Pukul: 14.49 Wib), tidak bisa terhubung, ternyata telah Memblokir jambidaily.com. Padahal melalui Messenger FB, pesan jambidaily.com (Sabtu, 30/03/2019) dijawab dan diberikan nomor WhatsApp (Senin, 01/04/2019).

Lalu saat dilakukan konfirmasi, USB memberikan data produk yang diklaimnya sudah memiliki izin BPOM serta produk masih proses registrasi. Alhamdulillah karena kemarin waktu even di HUT Jambi owner pemilik langsung segera kejar semua notif BPOM," Jawabnya, sembari mengirimkan daftar merek.

"Ia mas bisa cek langsung, Insyallah jika yang lain udah notif mungkin kami akan share ke semua media. Saat ini kami tinggal tunggu notif aja per tanggal 5 ini (April-red) semua udah notif," Tambahnya lagi.

Berdasarkan bukti yang dikirimkan sumber, terdapat nota penjulan tanggal 4 Maret 2019, dari Beauty Castle Of Batrisyia Herbal di Jalan Prof M Yamin, Lebak Bandung Kecamatan Jelutung, tertera beberapa produk yang diduga belum terdapat izin edar resmi dari BPOM, "Gak tau mas itu bukan toko saya, Stokis di Jambi ada 7," Tutur USB.

Lantas jambidaily.com menelusuri dan melakukan pengecekan BPOM online ternyata ditemukan 5 Merek tidak terdaftar, yaitu: Batris Day Cream Kefir 10 gr NA18170100497, Batris Facial Wash Kefir 60 ml NA18171200630, Batris Night Cream Kefir 10 gr NA18170100496, Batris Toner Kefir 60 ml NA18171200631, Batris Sabun Kefir 70 gr NA18171204585.

Ketika dikirimkan, bukti hasil pengecekan online, USB sepertinya 'gerah dan menuding negatif'. "Abang ini maksudnya apa sih cari info apa cari kesalahan, nak cari lokak (Peluang-red) juga. Kalau nak (mau-red) nyari yang berkah jangan macam itu bang. dak usahla diurus lagi, Nak nanya-nanya sampai nota dikirim-kirim. Ini gawe (Kerjaan-red) BPOM bang, bukan gawe abang. Biak la (Biar saja-red) BPOM yang ngurus kami," Tegasnya.

Sementara itu, Antoni Asdi Kepala BPOM Jambi menanggapi pemberitaan tersebut, bahwa semua yang diedarkan telah terdaftar dan ditanya apakah itu baru mendapatkan NA notif, bukankah pada HUT provinsi Jambi yang lalu sempat dipamerkan sebagai barang tidak ada izin edar,? mengakui kebenarannya.

"Produk kosmetika mereka udah ada NA Notifikasi, Memang mereka produknya mulai berkembang. Selalu kita dorong untuk didaftarkan, saat ini semuanya yang diedarkan sudah terdaftar. Memang dulu produk lama sebelum di daftar," Jelas Antoni.

Tentang adanya 5 merek, dalam pengecekan BPOM online ternyata tidak terdaftar,? dan jika sebelum tanggal 5 april 2019 ada penjualan, apakah itu diperbolehkan,? "Terima kasih infonya pak kita cek dulu ke pusatnya pak, maaf ya saya harus rapat, terima kasih infonya," Jawab Antoni Singkat.

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top