Sabtu, 24 Februari 2018 |
Advetorial

Hj Hesti Haris: Desa Koto Renah Banyak Keunggulannya

Selasa, 30 Januari 2018 15:26:42 wib

JAMBIDAILY PKK, Merangin - Desa Koto Renah Kecamatan Jangkat, mempunyai banyak keunggulan. Selain mempunyai berbagai produk lokal, masyarakatnya sangat kreatif dengan berbagai kegiatan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti  Haris saat melakukan kunjungan kerja ke desa itu, pada Senin (29/1). Di Desa Koto Renah, wanita dengan segudang prestasi ini juga meresmikan sejumlah kegiatan.

Selain meresmikan kegiatan pengajian malam Jumat, Hj Hesti Haris juga meresmikan kegiatan belajar baca Al-Quran untuk dewasa, peresmikan Perbiko dan penetapan gula aren sebagai produk unggulan Desa Koto Renah.

‘’Saya bangga dengan perangkat desa ini. PKK dan warga bersama-sama menyukseskan berbagai kegiatan. Saya bangga bisa menikmati Air Enau dan Ubi Gulo yang sekarang susah ditemui. Tolong dipertahankan tradisi ini,’’ujar Hj Hesti.

Jika ada tamu yang berkunjung kesini pinta wanita pecinta bunga ini, tolong suguhkan makanan dan minuman tersebut. Sebab semua itu merupakan sesuatu yang unik dan susah untuk didapati.

‘’Gulo aren dari desa ini juga kita akui sangat bagus kualitasnya, semoga gula aren ini bisa menembus pasar yang lebih luas lagi dan meramaikan keberadaan gula merah di pusat-pusat perbelanjaan,’’harap Hj Hesti Haris.

Semua kearifan lokal tersebut tegas memilik Taman Bunga Hesti’s Garden ini, akan menjadi daya tarik siapa saja untuk berkunjung menikmati indahnya potensi wisata di Desa Koto Renah.

Diakui Hj Hesti, Kecamatan Jangkat dan Jangkat Timur mempunyai banyak potensi wisata alam, semua itu bisa dikembangkan sehingga bisa terkenal di tingkat nasional dan internasional.

‘’Kita harus bisa mengembangkan pariwisata dan home industri yang bisa menjadi daya tarik dan tempat orang untuk membelanjakan uangnya di daerah kita. Gula aren ini saya lihat kedepannya bisa menjadi daya tarik wisata,’’terang Hj Hesti.

Kedepannya Ketua TP PKK Merangin berharap,  Gula Aren Koto Renah menjadi brand gula aren Merangin. Jika ada orang mencari gula aren di Merangin pusatnya ada di Koto Renah.

Sementara itu untuk kesenian semua harus berbangga, karena Tarian Kafan dari Jangkat masuk ke salah satu warisan harta tak benda. ‘’Semoga tradisi-tradisi kita bisa diangkat ke tingkat nasional,’’harap Hj Hesti Haris. (teguh/humas)

KOMENTAR DISQUS :

Top