Senin, 20 Agustus 2018 |
Politik

Ikut Bursa Caleg, Dua Kades di Tanjabtim Mengundurkan Diri

Senin, 16 Juli 2018 18:49:26 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK- Tidak hanya dari kalangan masyarakat yang akan ikut mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang. Kepala Desa (Kades) yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Saat ini pun ada 2 (Dua) orang yang digadang-gadangkan akan ikut bertarung. 

"Ya, ada Dua orang Kades yang ikut Pileg tahun 2019 mendatang," kata Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Tanjabtim, Hendri, saat dikonfirmasi via telpon, Senin (16/7/2018).

Diterangkannya, kedua Kades yang bakal ikut Pileg tersebut, yakni M. Saleh Kepala Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Mendahara Ulu dan Sai Hata Kepala Desa Karya Bakti, Kecamatan Rantau Rasau. Saat ini keduanya sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Kades yang diajukan ke pihaknya. 

"Surat pengunduran diri tersebut sudah diproses, tinggal menunggu penunjukan Pejabat sementara (Pjs) yang diajukan oleh pihak Badan Pembangunan Desa (BPD) yang direkomendasikan oleh pihak kecamatan," terangnya. 

Jika sudah ada rekomendasi dari pihak kecamatan masing-masing,lanjutnya, baru SK penunjukan Pjs sekaligus SK pemberhentian Kades yang ditandatangani Bupati dikeluarkan. 

"Jadi SK pemberhentian Kades tersebut berbarengan dengan SK Pjs yang telah ditunjuk," sebutnya. 

Ditambahkannya, kedua Kades yang akan ikut serta pada pesta demokrasi tersebut, akan bertarung melalui perahu Partai Amanat Nasional (PAN). 

"Yang jelas M. Saleh dan Sai Hata sudah mengundurkan diri dari jabatan Kades. Itu sudah pasti," tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tanjabtim, Syafaruddin, saat dimintai tanggapannya terkait Dua Kades yang ikut Pileg pada tahun 2019 mendatang mengatakan, itu hak individu masing-masing Kades. Namun yang jelas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang bersangkutan harus mundur dari jabatan Kadesnya. 

"Sebenarnya, kita Dinas PMD tidak berwenang memberikan komentar terkait ini. Kita hanya menerima tembusan saja dari Bagian Pemdes, bahwa Dua Kades tersebut sudah mengundurkan diri," ungkapnya. 

Saat ditanya, apakah bakalan ada kendala dalam kegiatan Dana Desa, jika Kades mengundurkan diri saat berjalannya kegiatan di desa? Mantan Camat Nipah Panjang ini mengaku tidak ada. Sebab, semua kegiatan lapangan yang dilaksanakan di desa itu wewenangnya Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa. 

"Sedangkan kalau persoalan lain itu bisa dilanjutkan oleh Pjs. Yang jelas itu tidak masalah," tukasnya.

Untuk diketahui, calon pendaftar anggota DPRD, yang menjabat Kepala Daerah, seperti Gubernur, Bupati, Kepala desa, perangkat Desa, termasuk ASN, TNI, Polri dan pejabat BUMN serta BUMD harus mengundurkan diri terlebih dahulu, baru bisa mendaftarkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg).(*)

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top