Senin, 23 April 2018 |

Iptek Salah Kaprah, Mahasiswi Itu Diduga "Dibugili" Mantan Pacar

Selasa, 09 Juni 2015 06:54:37 wib

JAMBIDAILY BANGKO-Kemajuan tehnologi yang sejatinya menjadi perangkat perkembangan ilmu pengetahuan dan bermanfaat, malah dijadikan ajang mempermalukan seseorang.

Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya Photo bugil, wanita yang di duga merupakan mahasiswi asal Merangin, yang dikabarkan menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi di Provinsi Sumatera Utara.

Photo-Photo syur dengan berbagai pose ini, diduga diunggah sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (08/06) pagi, Melalui akun Facebook berinisial ID, yang diduga akun Facebook milik wanita yang ada dalam Photo Bugil tersebut. Itu terlihat dari keterangan Photo saat dibuka sekitar pukul 10.00 WIB, ketika itu terdapat 27 Photo bugil dalam akun tersebut.

Namun beberapa jam kemudian, tepatnya saat dibuka pukul 12.30 WIB, 27 Photo tersebut sudah menghilang, hanya tersisa dua photo Bugil lainnya yang berdasarkan keterangan photo saat itu, baru diunggah sekitar 30 menit yang lalu.

Berdasarkan informasi yang didapat, pemilik akun tersebut merupakan mahasiswi salah satu sekolah tinggi swasta di Kabupaten Gunung Tua Provinsi Sumatera Utara. Mahasiswa tersebut disebut berasal salah satu kecamatan di kabupaten Merangin.

"Saya kenal anaknya. Sekarang dia kuliah di Medan, desanya sebelah desa saya,” ungkap salah seorang teman korban, kemarin.

Sementara informasi dari teman dekatnya yang tinggal satu asrama dengan korban, mengatakan korban yang Photo bugilnya tersebar di facebook tersebut sangat shock saat mengetahui photonya telah tersebar di akun Facebook miliknya itu. Dia mengatakan Photo-Photo tersebut diduga di sebarkan oleh mantan pacar pemilik akun.

"Dio shok nian, baru tau pagi tadilah Photonyo tersebar. Kato dio, cuma mantan pacarnyo yang bisa buka facebooknyo tu,” ujar rekannya tersebut melalui telepon.

Dilanjutkan sumber tersebut, teman dekatnya yang merupakan pemilik akun Facebook ID ini baru saja putus dari pacarnya baru-baru ini, dia memutuskan hubungan tersebut lantaran pacarnya ketahuan bohong. Sebelumnya kata dia, mantan pacar korban mengaku sebagai anggota kepolisian, hal itu juga diperkuat dengan banyaknya Photo-Photo mantan pacarnya yang menggunakan seragam kepolisian.

Namun belakangan, masih menurut rekan korban, kedok mantan pacarnya tersebut terbongkar, sang mantan pacar ternyata bukan anggota kepolisian. Hal itulah yang membuat korban memutuskan hubungan dengan pacarnya.

"Baru putus beberapo hari ini katonyo. Putus karena pacarnyo ketahuan bohong, katonyo polisi tapi tidak. Dio pakai baju polisi untuk Photo-Photo be, agar dio mudah dapat cewek. Itulah sebabnyo dio mutusi pacarnyo tu,” terang teman korban.

"Dio kenalnyo memang lewat Facebook, Belum taulah kalau dio mau melapor atau tidak ke polisi. Tapi dak taulah kalau keluarga dio di sano (Merangin_red) yang nak melapor,” tambah teman dekat korban ini.

Penelusuran harian ini, dalam keterangan akun berinisial ID milik korban disebutkan bahwa korban bertunangan dengan akun lain milik VM. Memang terlihat sebagian besar Photo profil akun VM menggunakan seragam kepolisian.

Sementara itu, keterangan yang berhasil dihimpun dari kakak korban, benar adanya jika facebook milik ID itu adalah akun milik adiknya. Namun dikatakannya, akun tersebut dibajak oleh mantar pacar dari adiknya tersebut. Dia juga menyebutkan bahwa mantan pacar adiknya tersebut berada di kota Batam, provinsi Kepulauan Riau.

‘’Katanya (pemilik akun) facebooknya di bajak, dibajak mantan pacarnya,” ujar kakak korban.

‘’Ya, kenalnya lewat facebook. Kato adek aku, mantan pacarnyo saat ini tinggal di Batam, tapi dio asli orang Merangin,” tambah Kakak korban.

Terkait tersebarnya Photo tak senonoh di facebook milik adiknya, kakak korban menyatakan bahwa pihak keluarganya berniat akan melaporkan perihal tersebut ke pihak berwajib.

‘’Kami mau melapor kepolisi, antisipasi karena kato adik aku, itu bukan Photo dio,” ujar kakak dari pemilik akun ID.

Sementara itu Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga, dikonfirmasi terkait belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena sampai berita ini ditrunkan, pihaknya belum menerima laporan terkait perihal tersebut.

‘’Saat ini kita belum mendapat laporan terkait hal itu. Sehingga  kita belum tahu seperti apa kebenaran informasi tersebut guna mengambil tindakan,” kata Kapolres dihubungi awak media.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top