Selasa, 19 Februari 2019 |
Wisata & Budaya

Jaga Adat, Al Haris Kukuhkan Forum Masyarakat Adat Luhak 16

Jumat, 04 September 2015 11:37:42 wib

JAMBIDAILY BANGKO-Bupati Merangin H. Al Haris, S Sos, MH selaku Pembina Lembaga Adat Luhak 16 mengukuhkan kepengurusan Forum Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16 di rumah Gedang Desa Renah Alai Kecamatan Jangkat.

Pengurus yang dikukuhkan tersebut Drs. H. Syafruddin Hadi selaku Ketua Umum, Sekretaris Umum Edi Endra dan Bendahara Umum H. Jamaluddin serta pengurus lainnya perwakilan lembaga adat dari kecamatan dan desa di wilayah Luhak 16.

Dalam kesempatan tersebut Forum Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16 yang terdiri enam kecamatan dan 74 desa memberikan gelar penghormatan kepada orang tua sebagai sesepuh adat Luhak 16, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM beserta isteri dan memberikan gelar adat kepada Ketua Forum Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16, Drs. H. Syafruddin Hadi beserta isteri.
Pemberian gelar kepada Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, dengan gelar Datuk Depati Tigo Silo dan kepada Drs. H. Syafruddin Hadi, gelar Pemangku Purbo Alam yang ditandai dengan pemberian Keris nan sebilah dan tombak nan sebatang.

Pembina Lembaga Adat Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin, H. Al Haris dalam sambutannya menyambut baik dengan telah dikukuhkannya Kepengurusan Forum Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16. Karena in adalah kekuatan besar dan kedepan akan banyak memberikan kontribusi dalam membangun daerah ini dari semua sisi.

‘’Kalau kita bersatu, yakni wilayah Luhak 16 mulai dari Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap, Desa  Selango Kecamatan Pamenang Selatan, Tiang Pumpung, Muara Siau, Lembah Masurai, Jangkat hingga Jangkat Timur. Kepengurusan ini sudah lama diidaman dan malam ini barulah keinginan kami terwujud dan tercapai pengukuhan mayasrakat adat luhak 16,’’ kata  Bupati Merangin, Rabu malam (02/09).

Selaku pembina Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16, H. Al haris menyatakan sudah bersatu, karena selama ini masih merasa bukan warga Luhak 16, terutama  genarasi muda banyak yang tidak tau.

‘’Kito semua masih satu keturunan, satu budaya, satu adat dan satu daerah yang terhimpun dalam wilayah Luhak 16,’’ ungkapnya.

Sementara itu Pemberian Gelar Terhadap H. Hasan Basri Agus menurut penasehat Forum Lembaga Adat Masyarakat Adat Luhak 16, H. Abu Nawas, gelar Datuk Melingkung Depati Pulau Jawo, karena beliau termasuh dalam pembina lembaga Adat Luhak 16 dan telah banyak memberikan jerih payahnya dan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pembangunan di wilayah Luhak 16. (jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top