Jumat, 24 Mei 2019 |
Peristiwa

Jatuh di Parit Primer, Bocah di Tanjabtim Tewas Tenggelam

Rabu, 01 Mei 2019 19:00:37 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Kelvin Cahya Ramadhan, bocah berusia 5 tahun warga Desa Rawasari Kecamatan Berbak, tewas tenggelam saat tengah bermain dengan teman sebayanya di dekat parit primer, Rabu (1/5/2019). Pada saat kejadian, ibu korban Rosita berada tak jauh dari korban dan tengah mengisi polibek dengan tanaman bibit jelutung yang memang menjadi pekerjaannya sehari-hari.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban kerap ikut ibu kandungnya Rosita yang sehari-harinya bekerja mengisi polibek tanaman bibit jelutung. Pada hari naas tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, seperti biasanya korban kembali ikut ibu kandungnya untuk mengisi polibek. Sesampainya dilokasi kerja, korban pun bermain dengan teman sebayanya bernama Teddy (4) di dekat parit primer yang ada dilokasi tempat ibu korban bekerja.

Saat tengah bermain, entah apa penyebabnya korban terpeleset dan jatuh ke dalam parit sedalam empat meter. Karena korban tidak timbul, teman korban pun akhirnya memberitahu ibu korban bahwa anaknya jatuh ke dalam parit primer. Sontak saja ibu korban terkejut dan berlari ke arah parit primer sembari menjerit meminta pertolongan.

Beberapa warga yang kebetulan tengah berada dilokasi, akhirnya menolong ibu korban untuk mencari korban yang tenggelam di parit primer. Selang 15 menit kemudian korban berhasil ditemukan, namun saat itu korban tidak lagi bernafas. Untuk memastikan kondisi korban, akhirnya orang tua korban membawanya ke Puskesmas di Kecamatan Rantau Rasau. Pihak Puskesmas pun memastikan bahwa nyawa korban tidak dapat tertolong lagi.

Kapolsek Berbak IPDA P. Sagala saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, peristiwa tersebut merupakan murni kecelakaan. Bahkan menurut keterangan orang tua korban sendiri, korban memang tidak dapat berenang, sehingga saat korban jatuh langsung tenggelam dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian.

"Kejadiannya sekitar pukul 11.45 WIB. Ini merupakan murni kecelakaan, karena korban tidak bisa berenang sehingga menyebabkan korban tenggelam dan akhirnya meninggal,” terangnya.

"Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga, setelah sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Rantau Rasau untuk memastikan kondisi korban,” tukasnya.


Penulis: Hendri Rosta
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top