Selasa, 17 September 2019 |
Wisata & Budaya

Jelang Audiensi ke Gubernur, Disbudpar Provinsi Jambi Dorong Edi Dharma Menuju BKR Malaysia

Kamis, 31 Januari 2019 19:38:57 wib
Kadisbudpar menerima Cinderamata dari Edi Dharma/Foto: jambidaily.com/Hendry Noesae

JAMBIDAILY SENI, Budaya – Perkembangan seusai Edi Dharma berhasil meraih prestasi sebagai terbaik tiga dunia dalam ajang National Travel Cartoon 2019 (Pameran Kartun Internasional) di Malaysia, masih terus hangat menjadi perbincangan.

Kali ini Drs Ujang Hariadi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Jambi, utarakan keinginannya agar dapat mendorong Edi Dharma hadir di Balai Kartun Rossem (BKR), Lot 1976, Peringat, 16400 Kota Bharu, Kelantan-Malaysia, menyaksikan pameran yang berlangsung hingga 20 Maret 2019.

“Saya sedang berupaya agar bisa diberangkatkan sebagai duta seni Jambi, namun kalaupun tidak kita coba cara lain sehingga Edi dharma bisa hadir dalam pameran tersebut, Ini membanggakan patut kita berikan apresiasi. Sebelum itu kita akan mencoba untuk berjumpa dan audiensi langsung dengan pak Gubernur, bagaimana arahannya nanti. Kalau dari kami insyaallah akan turut membantu, walau tidak penuh keatas penuh kebawah,” Ungkap Ujang Hariadi sambil tersenyum (Kamis, 31/01/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Taman Budaya Jambi, Jalan Arbai I Sei Kambang Telanaipura Kota Jambi tersebut, Edi Dharma berjumpa Ujang Hariadi didampingi Didin Sirojuddin; Kepala TBJ, Eri Argawan; Kasi tradisi bidang pengembangan nilai budaya Disbudpar Provinsi Jambi dan Ja’far Rassuh Maestro Perupa Jambi.

“Sebagai bentuk penghargaan atauj reward lain dari kami, nanti akan menfasilitasi pameran tunggal, karya-karya Edi Dharma di TBJ. Tentunya diisi juga dengan semacam Workshop kepada pelajar-pelajar kita,” Tutur Ujang Hariadi.

Namun Eri Argawan juga mendorong Edi Dharma agar karyanya seperti karya yang diikut sertakan dalam National Travel Cartoon 2019 (Pameran Kartun Internasional), didaftarkan sebagai Hak Cipta atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

“Ini harus didaftarkan HAKI karena sudah jelas karya ini telah diakui dalam ajang National Travel Cartoon 2019 (Pameran Kartun Internasional), juga karya-karya Edi Dharma yang lainnya,” Tutur Eri Argawan.

Ja’far Rassuh, pada kesempatan ini sampaikan tentang kemungkinan Jambi melaksanakan hal yang sama kedepannya nanti karena dapat lebih mengenalkan Jambi di mata Internasional.

“Kita bisa lakukan hal yang sama, saya pikir begitu karena kita sudah ada tokohnya kartunis, Edi Dharma sudah diakui secara luas. Mengapa tidak kita laksanakan juga kedepannya. Sangat besar manfaat dari kegiatan itu untuk mengangkat citra wisata, budaya dan lainnya di Jambi,” Ujarnya.

Terkait itu, Ujang Hariadi menyambut baik dan berharap keberangkatan Edi Dharma ke Malaysia dapat menggali informasi lebih banyak agar dapat terealisasinya kegiatan seperti National Travel Cartoon 2019 (Pameran Kartun Internasional) di Malaysia.

“ya itu bisa saja, nanti kita akan lihat seperti apa. Tentunya menggali informasi dan berharap kedepan Jambi bisa mengadakan event serupa agar Jambi dikenal dunia, seperti mengulang kembali kejayaan Jambi di masa silamnya meng-Internasional di bidang perdagangan antar bangsa,” Harap Ujang Hariadi.

Sementara itu Didin Sirojudin, menjelaskan saat ini agenda dan jadwal kegiatan nantinya akan coba diatur sedemikian rupa mengingat berbagai hal yang harus dipersiapkan.

“Saat ini kita sudah tersusun agenda-agenda seni yang akan terselenggara di TBJ contohnya Pameran Pak Ja’far Rassuh, mungkin pameran tunggal Edi Dharma di tahun ini lalu Kegiatan pameran kartun Internasional di tahun mendatang agar dapat dipersiapkan secara maksimal, “ Imbuh Didin Siroz.

Dalam ajang yang diikuti oleh 150 kartunis dunia yang berasal dari 35 negara dengan Total ada 360 karya kartun tersebut memilih tiga karya terbaik, yang terpilih yaitu Mozhdeh Malek Oghli dan Akbari (Mohammad Hosein) asal Iran serta Edi Dharma.

 

(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top