Minggu, 18 Agustus 2019 |
Wisata & Budaya - Advetorial

Jelang Pelantikan, 48 Kades Bersama Isteri Diarak Gunakan Tiga Tronton

Jumat, 27 Mei 2016 15:22:43 wib
Bupati Merangin H Al Haris melantik 48 Kades terpilih

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H A Khafid Moein dan Sekda H Sibawaihi, melantik sebanyak 48 orang kepala desa (Kades) dari delapan kecamatan di wilayah Tabir.

Sebelum dilantik, sebanyak 48 Kades diarak keliling Pasar Tabir dengan menggunakan tiga unit tronton. Sepanjang arakan para Kades yang didampingi istri tersebut, berdiri diatas tronton bak terbuka sambil melambai-lambaikan tangannya ke warga.

Arak-arak Kades tidak hanya sebatas itu, usai acara pelantikan para Kades bersama istri kembali naik tronton untuk melanjutkan pawainya keliling Kota Bangko. Di Kota Bangko arak-arakan Kades itu melintas dipanggung kehormmatan depan Kantor Bupati Merangin.

Di panggung kerhormatan itu, berdiri Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein, Sekda H Sibawaihi para unsur Forkopimda dan pejabat di jajaran Pemkab Merangin. Selama mengelilingi Kota Bangko, para Kades itu mendapat sambutan antusias dari warga Kota Bangko.

Itulah suasana acara pelantikan Kades yang berlangsung spektakuler, Kamis 26 Mei 2016 dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Tabir Raya yang tumplekblek di Lapangan Semayo Tabir. Tidak hanya para tokoh masyarakat Tabir yang datang, tapi warga Tabir yang diperantauan juga pulang kampung.

‘’Saya bangga dengan masyarakat Tabir yang bersatu padu. Jadikan ajang persatuan ini dalam menyongsong lahirnya Kabupaten Tabir Raya,’’ujar Bupati disambut tepuk tangan antusias dari ribuan warga yang hadir.

Pemilihan Kades di 175 desa dalam Kabupaten Merangin jelas bupati, berlangsung sukses, meskipun ada tiga desa yang terpaksa dilakukan pemilihan ulang. Pemilihan Kades serentak tahun ini, diakui bupati beda dengan sebelumnya.

Dimana posisi Kades sekarang ini sama dengan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Mengapa begitu? Sebab terang bupati, saat ini Kades telah memiliki anggaran tersendiri yang jumlahnya bisa lebih dari anggaran SKPD.

‘’Dengan anggaran yang besar itu, kini tugas Kades semakin berat. Dana sebesar itu tentunya juga membutuhkan tanggungjawab yang besar pula. Untuk itu, berhati-hatilah dalam menggunakan anggaran desa,’’pesan Bupati yang hari itu mendapat gelar adat Datuk Suko Negoro Kayo Hati.

Para Kades berpakaian lengkap itu, juga dikukuhkan menjadi pemangku adat desanya masing-masing. Setiap Kades otomatis mendapatkan gelar adat, yang nama gelarnya disesuaikan dengan adat dan budaya desanya.

Kepada para Kades yang dilantik, bupati berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan jujur, tulus dan iklas, sehingga nanti menjadi amal jariah bagi semuanya. Berlakulah adil bagi seluruh masyarakat desa.

Pada kesempatan itu, para Kades juga wajib membacakan fakta integritas. Beberapa poin fakta integritas itu disebutkan, kades tidak boleh terlibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Narkoba, penebangan hutan dan pembakaran lahan.(jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top