Selasa, 19 Februari 2019 |
Ekonomi

Kabut Asap dan Penghasilan Tukang Ketek Jambi

Kamis, 08 Oktober 2015 07:06:51 wib
Yani tetap semangat ditengah kabut asap mengemudikan keteknya mengantar awak media menelusuri sungai batanghari (07/10)

JAMBIDAILY EKONOMI-Tak hanya kesehatan masyarakat semata, ternyata kabut asap juga sangat berdampak pada perekonomian para tukang ketek yang mencari rizqi dipinggiran sungai Batanghari Kota Jambi.

Itulah yang dirasakan Yani (42) yang sehari-harinya mencari nafkah sebagai tukang ketek yang biasa mangkal di pangkalan ketek Batanghari Kota Jambi di kawasan wisata Tanggo Rajo atau lebih dikenal kawasan Ancol Kota Jambi.

"sejak kabut asap, penghasilan kami makin menurun drastis,"ungkapnya, saat mengantar awak media menelusuri sungai batanghari, Rabu (07/10).

Bahkan menurut ayah dua orang anak ini, untuk berpenghasilan Rp 50 ribu sehari saja terkadang sulit.

Namun bagi pria yang telah menekuni pekerjaan ini sejak puluhan tahun lalu itu, Dia tetap meyakini usaha ketek sebagai jalan untuk menafkahi keluarganya.

Tak hanya Yani, imbas kabut asap juga dirasakan para pedagang kuliner di kawasan taman Menara Gentala Arasy Seberang Kota Jambi.

"Wah sejak kabut asap dan harga sawit anjlok, penghasilan kami menurun jauh bang,"ungkap Syahrini (38).

Bahkan untuk mendapatkan penghasilan Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per hari saja, Dia harus membuka kedai kopinya dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

"Waktu dak kabut asap dan hargo sawit bagus, lumayanlah rezeki kami, banyak orang jalan pagi sambil sarapan, pokoknyo lumayan nianlah,"ungkap ibu satu orang anak. (jambidaily.com/DRM)


Editor:Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top