Kamis, 27 Juni 2019 |
Hukum

Kades Pompa Air Minta Solusi Jika Pengeboran Minyak di Kampungnya Ilegal

Rabu, 20 Maret 2019 18:11:14 wib
Diduga Slaah Satu Mobil Pengangkut Hasil Illegal Drilling (Senin, 18/03/2019)/Foto: jambidaily.com/HendryNoesae

JAMBIDAILY HUKUM - Kepala Desa Pompa Air kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Bersuara inginkan solusi terbaik jika Aktivitas Pengeboran Minyak diwilayahnya Ilegal dan melanggar hukum.

"Itu sudah kita laporkan, cuma ya bagaimana lagi itulah kenyataannya, kita bisa berbuat apa," Ungkap Indra sambil tertawa, melalui sambungan telepon (Rabu, 20/03/2019).

Selaku Kades Pompa Air, Indra bercerita semenjak aktivitas Illegal Drilling berlangsung warganya merasakan banyak dampak positif walaupun dia tidak menampik telah melanggar hukum.

"Intinya kalau warga saya lihat senang nampaknya, karena ya pengeboran itu banyak disini walaupun tetap saja barang ilegal, namun banyak dampak positifnya setelah ada Illegal Drilling ini tidak ada lagi masyarakat yang ngadu ke rumah tidak ada beras, atau anak sekolah kemana tidak ada biaya, sawit hilang, karet hilang itu semua sudah tidak ada lagi," Tutur Indra.

Warga sebelumnya menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai penopang perekonomian, kini warga lebih memilih Illegal Drilling.

"Sebelum adanya aktivitas Pengeboran Minyak Ilegal Warga motong karet, atau lakukan jasa pemotongan hewan Qurban, kadang bantu di kebun orang, kadang kerja kadang tidak, semenjak adanya Illegal Drilling ini jadi berbeda," Katanya.

Indra, menginginkan solusi dari semua pihak terkait terhadap aktivitas pengeboran minyak Ilegal di Desa Pompa Air tidak lagi melanggar hukum dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Iya benar barang Ilegal namun kami minta coba pemerintah saat menindak, jadikan itu benar bagaimana bermanfaat bagi masyarakat. Jadi kami tidak salah secara hukum dan bermanfaat bagi masyarakat, berilah solusi jika memang itu adalah Ilegal," Tegasnya Menambahkan.

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top