Kamis, 17 Oktober 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Kajati : Kepala Daerah Takut Terjerat, Itu Tidak Beralasan

Selasa, 03 November 2015 21:24:14 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY BANGKO-Kepala Kejaksaa Tinggi (Kajati) Jambi, Erbindo Saragih, mensinyalir banyak kepala daerah, baik Bupati Maupun Gubernur yang terkesan takut menjalankan roda pembangunan di daerah yang dipimpinnya karena takut terjerat hukum.

‘’Sejauh ini Disinyalir ada ketakutan sebagian besar bupati untuk menggunakan anggaran, dalam melaksanakan pembangunan, mereka takut tersandung hukum, jika yang dikerjakan meleset. Ini tentu saja akan menghambat pembangunan,”paparnya, dalam kunjungan kerjanya, Selasa (03/11) di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin.

Sejatinya kepala dareah tidak perlu merasa takut ataupun ragu ragu untuk menggunakan anggaran, dalam hal peningkatan pembangunan di daerah yang dipimpinnya, demikian juga dengan penggunaan anggaran untuk barang dan jasa, selama penggunaannya tidak menyimpang dari aturan yang semestinya.

‘’Itu sebenarnya ketakutan yang tidak beralasan. Kalau kita bekerja sesuai aturan, tidak ada yang perlu ditakutkan,” lanjut Erbindo.

Meski demikian dikatakanya, pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) tetap merespon kondisi tersebut, diantaranya dengan membentuk Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Tim TP4D yang dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 ini, bertujuan untuk melakukan pendampingan, guna membantu pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

‘’Tugas TP4D untuk mengawal, mengamankan dan mendukung jalannya pembangunan, yang pada intinya mendorong percepatan pembangunan di setiap daerah,” terang Erbindo lagi.

Tim TP4D ini terdapat di Kejati dan di kejari yang berada di wilayah tugas Kejati Jambi. Kejaksaan melalui TP4D akan melakukan pendampingan terhadap instansi pemerintah daerah, BUMN dan BUMD dalam melaksanakan program pembangunan, khususnya membantu realisasi penyerapan anggaran pembangunan.

‘’Inilah salah satu tujuan kita berkunjung kesini, untuk mensosialisasikan keberadaan TP4D, yang selanjutnya akan di sosialisasikan pihak kejari,” pungkasnya.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top