Sabtu, 17 November 2018 |
Hukum

Kapolres: Jangkat dan Sekitarnya Rawan Kriminal

Senin, 05 Oktober 2015 11:06:59 wib
Foto Kapolres Merangin bersama Sekda dalam satu kegiatan (foto:doc.jambidaily.com)

JAMBIDAILY BANGKO-Tertangkapnya salah seorang anggota komplotan pencuri oleh warga di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Selasa (29/9) lalu. Ternyata belum membuat warga merasa aman, sebelum tertangkapnya beberapa orang komplotan lainnya.

Warga Jangkat, khususnya warga Desa Renah Alai dan Simpang Danau Pauh, dan desa sekitar terus meningkatkan kewaspadaan. Sejak kejadian itu, membuat warga semakin sensitif terhadap informasi yang berkembang ditengah masyarakat.

Seperti yang terjadi Sabtu (3/10) malam hingga Minggu (4/10) dini hari, warga Desa Renah Alai dan Simpang Danau Pauh dihebohkan dengan informasi pencurian di Desa Rantau Kermas.

Adanya informasi tersebut membuat warga siaga sepanjang malam.

‘’Tadi malam (kemarin-red), ada informasi pencurian di Rantau Kermas. Karena jalan keluar dari Rantau Kermas pasti lewat Danau Pauh, makanya warga siaga di simpang Danau Pauh,” ungkap  salah seorang warga simpang Danau Pauh, Minggu (4/10).

Senada juga diungkapkan warga Renah Alai, karena informasi tersebut membuat warga siaga melengkapi diri dengan senjata tajam. Mereka siaga menutup pintu masuk dan keluar desa.

‘’Jalan keluar masuk desa kita tutu semua. Warga siaga bawa senjata tajam, kita tidak mau lagi ada yang mencuri didaerah kita,” katanya.

Sejak kejadian Selasa (29/09) lalu, lanjutnya, warga terus bersiaga tiap malamnya. Warga melakukan pengamanan desa dan dilengkapi dengan senjata untuk membela diri.

‘’Semacam ronda lah. Kan masih ada beberapa orang yang belum tertangkap kemarin, makanya kita harus siaga,” ujarnya lagi.

Kapolsek Jangkat, AKP Bambang, dikonfirmasi juga membenarkan jika warga terus meningkatkan kesiagaan ditengah masyarakat. Ia juga membenarkan, adanya informasi yang membuat warga siaga simpang Danau Pauh dan Renah Alai siaga sepanjang malam kemarin.

‘’Ya, warga semakin rutin meningkat pengamanan. Terutama sejak kejadian Selasa lalu. Tadi malam, kami juga ikut siaga disimpang Danau Pauh, warga mendapat informasi ada pencurian di Desa Rantau Kermas,” kata Bambang.

‘’Bahkan saya langsung ke Rantau Kermas, tapi tidak ada. Tidak tau warga dapat informasi dari mana ada aksi pencurian,” tambah Bambang.

Bambang, juga mengingatkan agar warga tidak terlalu mudah terprovokasi terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya. Meski demikian, Ia menyarankan agar warga tetap bersama-sama meningkatkan keamanan.

‘’Sekarang inikan warga sangat sensitif dengan informasi. Ya, kita harapkan warga tidak terlalu gegabah dengan semua informasi. Apalagi  dimalam hari, semuanya gelap nanti sesama warga malam terjadi hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

‘’Tapi kita harus tetap bersama-sama menjaga keamanan. Kita akan tetap siaga, tentu saja kita juga meminta peran dari masyarakat,” harapnya.

Ditanya terkait adanya komplotan pelaku pencurian masih berkeliaran, karena berhasil kabur dari kejaran warga beberapa waktu lalu. Pihaknya terus melakukan penyelidikan.

‘’Ya, itu tetap kita lakukan penyelidikan. Karena itu juga, kita minta masyarakat menggelar ronda atau berperan aktif menjaga keamanan,” tambah Bambang.

Sebelumnya, Kapolres Merangin, AKBP Mungaran Kartayuga juga menyatakan, bahwa wilayah kecamatan Jangkat dan sekitarnya belakangan ini dinyatakan sebagai daerah rawan tindak kriminal, selain jumlah anggota kepolisian yang terbatas di wilayah tersebut, lokasi yang jauh dari pantauan juga menjadi salah satu penyebab rawannya tindak kriminal di wilayah tersebut.

‘’Apalagi dengan kondisi merosostnya ekonomi belakangan ini, sementara di wilayah Jangkat boleh dikatakan tidak terlalu berpengaruh dengan imbas menurunnya perekonomian, sebab sebagian besar komoditi pertanian di sana tidak mengalami penurunan harga,” tutur Kapolres dihadapan awak media, belum lama ini.

Untuk itu kata Kapolres, pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut, termasuk daerah kecamatan Siau, Lembah Masurai dan juga kecamatan Sungai Tenang.

‘’Kita juga berharap agar Masyarakat setempat bias bekerjasama dalam menjaga keamanan, dan selalu bersinergin dengan pihak kepolisian, jika ada kejadian agar cepat dilaporkan ke kepolisian terdekat,” tuntasnya.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top