Minggu, 21 Oktober 2018 |
Suaro Wargo

Kasih Lindung Sari: Pengaruh Berpacaran Terhadap Prestasi Siswa

Selasa, 05 Juni 2018 20:11:09 wib

JAMBIDAILY SUARO WARGO -Pelajar merupakan suatu objek yang rentan terhadap pengaruh masa kini. Dan sekolah juga merupakan tempat atau sarana yang menunjang terhadap pergaulan masa kini. Salah satu pergaulan masa kini adalah berpacaran.

Zaman sekarang berpacaran merupakan suatu trend, jika tidak berpacaran (jomblo) pasti akan dibully. Tidak gaul, kuno, dan kolot jika tidak pacaran.  Dan seperti yang kita lihat sekarang, berpacaran itu tidak hanya dikenal oleh kalangan orang-orang yang dewasa yang sudah lulus sekolah saja. Malahan sekarang ini hampir dikalangan semua siswa/i SMA, SMP dan yang mengejutkan lagi anak-anak SD juga sudah mulai berpacaran.

Apabila tindakan itu didiamkan saja, maka akan berdampak buruk bagi para siswa maupun siswi tersebut. Ditambah lagi dengan siswa/i yang memang belum tahu pasti tentang cara berpacaran yang baik dan benar.

Pacaran adalah aktivitas yang dekat dengan dunia remaja, bagi para remaja pada saat ini pacaran itu mengasikkan. Padahal pacaran merupakan godaan yang mesti diwaspadai. Sekarang ini, tidak sedikit pelajar yang terjerumus dari dampak pacaran salah satunya dalam prestasi belajar.

Contoh Dampak Negatif berpacaran : ketika belajar, seorang siswa yang berpacaran pasti akan terganggu konsentrasinya untuk balajar karena pasangannya selalu mengirimkan SMS kepadanya dan siswa tersebut pasti hanya fokus untuk membalas SMS pasangan dan melupakan waktu belajarnya, kemudian juga dapat membuat malas untuk masuk sekolah disaat bertengkar atau putus dengan pasangan karena malas bertemu dengannya di sekolah.

Berpacaran dapat pula membuat prestasi belajar seorang remaja (siswa) meningkat dan semakin giat belajar contohnya: pada saat seorang siswa yang sedang berpacaran mereka dapat merasa tidak ingin kalah dari pasanganya dalam hal apapun karena di saat dia kalah dari pasanganya maka dia akan merasa malu dan ingin melebihi apa yang di raih pasanganya itu terutama dalam hal pelajaran teradang mereka membuat suatu permainan kecil dimana apabila salah satu seorang pasangan mendapat nilai yang jelek dari pasanganya maka pasangan yang menang dia dapat meminta apa saja pada pasanganya tetapi dalam batas kewajaran seperti dibelikan coklat,snack dll. Hal tersebut juga dapat membuat mereka menjadi giat belajar dan apabila seoarang siswa yang sedang berpacaran maka mereka akan selalu ingin masuk sekolah setiap hari karena ingin bertemu pasanganya hal ini juga dapat mempengaruhi absensi siswa dapat juga menjadi dorongan semangat untuk lebih giat belajar.

Dari beberapa hal diatas seorang remaja (siswa) yang berpacaran hendaknya mendapat bimbingan dari guru terutamanya adalah orang tua sehingga mereka dapat mendapat sisi positif dan terhindar dari sisi negative yang di timbulkan.Karena tidak semua siswa maupun siswi yang memikirkan dampak-dampak yang akan terjadi bagi diri mereka masing-masing.yang perlu diperhatikan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, yaitu:

Hati-hati berpacaran

Karena banyak remaja zaman sekarang tujuan untuk mengenal pribadi lebih dekat, sering disertai aktivitas seksual yang berlebihan. Makna pengenalan pribadi berubah menjadi pelampiasan hawa nafsu dari masing-masing pasangan. Ungkapan kasih sayang tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk aktivitas seksual. Seperti :saling menyentuh, mengungkapkan perasaan kasih sayang, ciuman kasih sayang itu adalah hal yang seharusnya dihindari karena akan menjerumuskan dalam dampak negative, namun sering dianggap sebagai bagian yang indah dari masa berpacaran.

No Seks

Katakan “tidak pada seks”, jika pasangan menghendaki aktivitas berpacaran melebihi batas.

Jaga Keimanan

Karena orang-orang yang mempunyai iman dan moral yang baik yang kelak dapat membantu keluarga bahagia didunia maupun akhirat.

Kiat Sadar Diri

Niatkan dalam hati bahwa tujuan berpacaran adalah untuk saling mengenal lebih dekat dan belajar untuk memahami karakter lawan jenis.

Beberapa hal yang harus dihindari para remaja wanita yang berpacaran, antar lain :

  1. Hindari pacaran di tempat yang terlalu sepi atau tempat yang mengandung atau mendukung untuk aktivitas seksual.
  2. Hindari makan dan minuman yang merangsang sebelum/selama pacaran.
  3. Hindari bacaan/film porno yang merangsang sebelum/selama pacaran.
  4. Jangan dituruti kalau pasangan menuntut aktivitas pacaran yang berlebihan.

 

Kesimpulan:

Pada dasarnya berpacaran saat remaja merupakan hal yang tidak baik karena secara usia dan psikologi seorang remaja belum siap, tetapi apabila hanya untuk mengenal satu-sama lain dan dalam batas sewajarnya hal tersebut tidak apa-apa dilakukan terutama untuk meningkatkan prestasi belajar mereka sendiri selain itu peran orang tua dan guru sangat penting agar mereka tidak terjerumus dalam prilaku-prilaku tidak baikyang ditimbulkan.

 

 

 

...

Ditulis Oleh
Nama: Kasih Lindung Sari
Prodi: Tadris Matematika
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

 

 

 

 


*isi/sumber/referensi dari Artikel sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top