Selasa, 16 Oktober 2018 |
Hukum

Kasus Bansos Berlanjut, Kejari Bakal Periksa Isnedi

Rabu, 12 Agustus 2015 06:10:39 wib
Ratusan warga Rantau Jering Minta Kejari Bangko Proses Kasus Bansos

JAMBIDAILY MERANGIN-Penyelidikan dugaan adanya tindak pidana korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Desa Rantau Jering, Kecamatan Lembah Masurai, terus berlanjut.

Bahkan informasinya, dalam waktu dekat, Isnedi segera diperiksa oleh korps Adhayaksa terkait dengan keterlibatannya. Karena saksi-saksi lain telah secara intensif dimintai keterangannya.

Rencana pemeriksaan Isnedi itu dibenarkan oleh Kajari Bangko Sri Redpartini SH melalui Kasi Intel Fransisco Tarigan. Kata Ciko -sapaan akrabnya-rencana pemanggilan politisi asal Partai Gerindra itu tinggal minggu saja.

"Kasus Bansos itu terus lanjut, dalam waktu dekat kita berencana memanggil Isnedi sebagai Saksi," kata Fransisco, kepada Jambidaily.com, Selasa (11/08).

Ketika ditanya apakah kemungkinan Isnedi bisa menjadi tersangka? Ciko enggan berandai-andai.

"Yang jelas semua kemungkinan bisa terjadi, kita lihat saja muaranya. Saya tidak mau berandai-andai." tegasnya.

Berapa dugaan kerugian yang hilang akibat kasus tersebut, Fransisco mengatakan, kalau dalam kasus tersebut Negara mengalami kerugian ditaksir ratusan juta rupah.

"Kami sangat serius menindaklanjuti malasah ini, dalam satu dua minggu kedepan kembali akan kita periksa siapa yang terlibat," tandasnya.

Seperti diketahui, Isnedi anggota DPRD Merangin Dapil IV yang sekarang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Merangin dilaporkan oleh warga Rantau Jering Kecamatan Lembah masurai karena diduga melakukan pengurangan volume pasir bantuan sosial untuk 116 kepala keluarga, bahkan ratusan warga Rantau jering sempat menduduki kejaksaan negri Bangko menuntut agar Isnedi segera ditetapkan jadi tersangka.

Hingga berita ini diturunkan, Isnedi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Merangin, hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini. Pasalnya, saat dihubungi via telepon selular yang biasa Dia gunakan bernada tidak aktif.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top