Minggu, 19 Agustus 2018 |
Peristiwa

Dugaan Kasus Jual Beli Hutan Produksi, Ini Kata Dishut Tebo

Senin, 07 Maret 2016 18:26:47 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY PERISTIWA-Menindak lanjuti dugaan jual beli lahan Hutan Produksi (HP) di desa Aburan Batang Tebo Kecamatan Tebo Tengah seluas ± 20 Hektar oleh warga Tebo berinisial (F) kepada (SY) warga asal Kuamang Kuning unit 1 dusun Purwosari Kabupaten Bungo,  Dinas Kehutanan (Dishut) Tebo telah melakukan penelusuran.

Dari informasi pembeli (SY) kepada Dishut, telah terjadi dugaan jual beli lahan HP tersebut.

Benar kasus tersebut saat ini di tangani oleh pihak Polsek  Pelepat Ilir dengan lokasi lahan HP eks Hutan Tanaman Industri (HTI) PT.Gamasia dikecamatan Tebo Tengah.  Laporan yang diadukan oleh Sy atau sipembeli saat dilakukan penelusuran dan ditemui dirumahnya oleh Dishut Tebo menyangkut pasal penipuan.  

"Kita tidak melihat secara tertulis berupa bukti apapun terkait lahan yang dibelinya dari si (F). Untuk itu, Dishut hanya bisa melakukan pengawasan dalam kasus ini,"jelas Kadishut Tebo, melalui Kabid Perlindungan Hutan, Edi Sukarjo, kepada jambidaily.com, Senin (07/03) dikantornya.

Disebutkannya, ‪lahan yang dibeli (Sy) dari (F), kondisinya saat dilakukan investigasi oleh pihak Dishut Tebo, masih semak belukar atau belum ada digarap oleh sipembeli.

‪Untuk antisipasi dan meminimalisir agar tidak terjadi lagi penjualan lahan kawasan HP oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Dishut bakal melakukan pemasangan papan larangan di seluruh Hutan kawasan wilayah timur dan barat yang ada di Kabupaten Tebo dalam tahun ini juga.

"Kita berharap papan larangan tersebut nantinya tidak dicabut atau dihilangkan dari lokasi oleh siapapun,"pungkas Edi.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top