Jumat, 03 April 2020 |
Pendidikan & Teknologi

Kasus Per 25 Maret Meningkat, Inilah Pendapat IJTI Jambi Terkait Pemberitaan COVID-19

Rabu, 25 Maret 2020 17:24:06 wib
Suci Anisa, Ketua IJTI Jambi, didampingi wakil dan Sekjen/Foto: Ist

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Penyebaran Covid-19 di tanah air terus bertambah. Hingga saat ini berdasarkan data per Rabu, 25 Maret 2020, pukul 16.00 WIB tercatat jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 790 kasus  dan satu pasien positif merupakan warga Jambi.

"Dari  kasus tersebut 58 pasien dinyatakan meninggal dunia. Terus bertambahnya jumlah kasus yang terinfeksi Covid-19 perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak," Terang Suci Anisa, Ketua IJTI Jambi, dalam keterangan tertulisnya.

Suci menegaskan Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bahu-membahu bekerjasama menanggulangi penyebaran Covid-19 yang tengah menjadi pandemi global.

"Oleh karena itu agar penanggulangan penyebaran Covid-19 bisa berjalan maksimal dan masyarakat bisa mendapatkan informasi seluas-luasnya, terkait kasus ini, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jambi menyampaikan pendapat," Pungkas Suci.

Adapun poin-poin yang disampaikan sebagai berikut :

  1. Dalam memberitakan kasus terinfeksi Covid-19 yang pasiennya  memiliki interaksi tinggi atau tokoh publik yang sering berinteraksi dengan masyarakat  dimungkinkan untuk membuka identitas pasien/korban. Kebijakan membuka identitas pasien atau korban diserahkan sepenuhnya pada pertimbangan ketat berdasarkan kebijakan dan penilaian moral masing-masing news room. Tujuannya agar orang yang pernah berinteraksi dengan pasien/korban bisa melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan terinfeksinya virus korona.
  2. Bahwa kepentingan masyarakat lebih banyak harus menjadi perhatian utama. Sebab ini menyangkut penyakit SANGAT menular dan bagi kalangan tertentu, tergolong cukup mematikan
  3. Mendorong pemerintah agar membuka tracing atau jejak aktivitas pasien saat sebelum dinyatakan positif Covid-19
  4. Pemberitaan Covid-19 harus sepenuhnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, tidak mendramatisir, sensasional serta menjustifikasi pasien atau korban, sehingga tidak menimbulkan stigmatisasi serta diskriminasi
  5. Pemberitaan Covid-19 harus dibuat selengkap dan seutuh mungkin sehingga masyarakat paham serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mencegah penyebaran virus
  6. Mendesak pemerintah melakukan penanganan yang serius serta memastikan seluruh pasien Covid-19 mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal
  7. Pemerintah harus menjamin keluarga yang terinfeksi covid-19 terlayani dengan baik dan tidak terasingkan di lingkungan sekitar
  8. Meminta para jurnalis terus mengawal penanganan penyebaran Covid-19 melalui pemberitaan yang dibuat secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan diri (Safety first)

 

 

 

Berita Terkait:
Darurat, Ini Harapan IJTI Terkait Pemberitaan COVID-19 (CORONA)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top