Minggu, 18 Agustus 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Kehadiran Anggota Satgas TMMD, Merupakan Kebahagiaan Bagi Keluarga Asuh

Sabtu, 20 Juli 2019 17:41:01 wib

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0415/Batanghari, tak hanya membantu pemerintah dalam hal percepatan pembangunan di segala bidang, namun juga selayaknya keluarga, menghadirkan kehangatan dan kebahagiaan serta kegembiraan bagi masyarakat bersama prajurit TNI AD.

Tersebut disampaikan Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi rahman, dalam rilis tertulisnya, di Kota Jambi, Jambi, Sabtu (20/7/2019).

Diungkapkan Dandim, selama TMMD, prajurit TNI tinggal di rumah-rumah warga, bahkan berdasarkan pengalaman sebelumnya, para prajurit TNI AD ini sudah dianggap sebagai keluarga mereka sendiri atau keluarga asuh.

”Mandi, makan, minum, dan tidur kita di rumah warga. Demikian juga saat malam, sambil menunggu waktu istirahat malam, para prajurit bercengkrama bersama keluarga termasuk anak-anak.,”ujar Dandim

Menurut Widi, selama sebulan penuh itu dilakukan, dengan bertujuan untuk menjalin keakraban sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI-rakyat benar-benar terjalin tanpa batas atau sekat.

“Kami (TNI) hadir untuk menyejahterakan rakyat di kampung ini. Di sini prajurit sangat senang karena sudah dianggap seperti keluarga sendiri dari orang tua asuhnya, “ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jejak keakraban keluarga tersebut dapat terlihat mereka sudah tidak sungkan-sungkan lagi, saling berseda gurau, begitu penuh keakraban.

“Sepulang dari lokasi, prajurit pun pulang kembali ke rumah-rumah warga yang telah ditunjuk sebagai tempat tinggal sementara. Begitu sampai rumah, dan berjumpa dengan pemilik rumah serta keluarganya, spontan rasa penat dan lelah hilang, karena Sang keluarga baru menyambut hangat dan langsung bercanda, bercengkerama seperti layaknya keluarga sendiri,”ucapnya.

“Tak hanya itu, dengan bercengkerama dan ngobrol santai di setiap berkumpul dengan pemilik rumah yang ditinggali,”imbuhnya

Widi mengutarakan bahwa hal-hal bersama warga tesebut, juga dirasakan oleh para prajurit Satgas sebagai penawar dan obat rasa rindu kepada keluarganya yang ditinggal.

Dirinya berharap, dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kerakyatan, Satgas yang terdiri dari personel TNI dan beberapa instansi dan komponen lainnya, diharapkan bisa membaur dan menyatu dengan rakyat.

“TMMD ini, banyak manfaatnya. Selain mendukung pemerataan pembangunan dan mensejahterakan rakyat kecil, program ini juga untuk bekal prajurit berinteraksi lebih akrab dengan rakyat. Karena sejatinya, TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat yang merupakan ibu kandungnya,” terangnya.

Tak lupa Widi mengingatkan, para prajurit yang menginap sementara di rumah-rumah penduduk, untuk menjaga kesopanan, dan selalu memberi uluran tangan untuk membantu pekerjaan di rumah keluarga asuhnya.

“Jaga sikap dan menghormati orang tua angkat layaknya orang tua sendiri, karena personel Satgas merupakan anggota TNI yang juga harus mencintai rakyat, karena kehadirannya menjadi contoh dan memberikan rasa aman pada masyarakat,” pesannya.

Salah seorang prajurit, Kopda Epi anggota Yonif 141/AYJP yang tergabung dalam Satgas TMMD, Kodim 0415/Batanghari menceritakan, setiap pagi dan malam selalu makan bersama tuan rumah yang sudah dianggap orang tau sendiri.

“Kegiatan seperti ini jarang kami rasakan, makan bersama yang setiap pagi dan malam kami lakukan. Ibu  Trisnowati orangnya sangat baik, kami baru kenal dalam beberapa hari ini, tapi keakraban langsung dekat,”tuturnya.

Tinggal bersama warga Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, tambah Epi, kini ramai, penuh tawa dan canda. “Anak-anak mereka pun mulai bermanja-manja dengan para prajurit anggota Satgas TMMD, bahkan ada yang bercita-cita setelah tamat sekolah ingin menjadi prajurit TNI,”imbuhnya.

Sementara itu bagi warga, mendapatkan kepercayaan jadi orang tua asuh (angkat) merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan yang tak kan terlupakan. Selain secara langsung mendapatkan rezeki dapat berbaur dan berbagi cerita dengan prajurit, warga pun bisa berbagi pengalaman sekaligus bisa mengenal lebih dekat sosok prajurit TNI.

Seperti yang dituturkan, Ibu  Trisnowati salah satu yang menjadi orang tua angkat Satgas TMMD ke-105 Tahun 2019 Kodim 0415/Batanghari, tersipu malu dan tersenyum simpul sambil menyendokkan sayur ke piring berisi nasi untuk makan anak asuhnya. Beserta suamiya, mereka sangat menerima dengan tangan terbuka atas kehadiran para prajurit TNI dirumahnya.

"Kehadiran Tentara juga dapat menambah penghasilan orang sekampung dan meningkatkan taraf kehidupan ekonomi warga, termasuk saya sendiri,”ujarnya

Menurut Ibu  Trisnowati, duitnya mendapatkan rezeki dari uang makan yang diberikan Satgas TMMD. Padahal sebelum kedatangan Satgas TMMD di kampungnya, hanya seorang ibu rumah tangga, “Sekarang kebanjiran pekerjaan, termasuk harus ekstra perhatian terhadap anggota Satgas. Meski sibuk, kita semua merasa senang berkumpul dan makan bersama-sama dengan Bapak-Bapak TNI di sini yang sedang membangun kampung kami,”pungkas Ibu  Trisnowati dengan polosnya. (Penrem 042/Gapu)

KOMENTAR DISQUS :

Top