Senin, 16 September 2019 |
Nasional

Kemarau, Warga Berebut Air dengan Binatang Buas di Hutan

Jumat, 31 Juli 2015 11:27:42 wib
Warga Desa Done Kabupaten Sikka mengantre tetesan air di akar pohon untuk bertahan hidup (VIVA.co.id/Tofik Koban)

JAMBIDAILY NASIONAL-Sejumlah warga di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara terpaksa harus menempuh perjalanan jauh di dalam hutan untuk mendapatkan air bersih.

Tak jarang, karena sumber airnya berada di dalam hutan, warga harus berhati-hati dan bergantian dengan binatang buas yang menggunakan sumber air yang sama.

"Sumber air yang masih tersedia cuma ada di Sungai Halongonan. Cuma risikonya kami bisa berhadapan dengan binatang buas seperti harimau atau beruang. Mereka juga menggunakan air itu," ujar warga, Hariman Siregar, Jumat, 31 Juli 2015.

Hariman mengatakan, saat ini memang sudah disediakan satu unit mobil pemadam bahaya kebakaran untuk membantu warga mendapatkan air. Namun, karena harus ditebus dengan sejumlah uang, membuat warga yang tak mampu harus rela mengambil air di dalam hutan.

"Sumur-sumur sudah kering. Jadi bagi yang tak punya duit, mau tak mau ambil airnya ke dalam hutan," kata Hariman.(Viva.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top