Senin, 20 Agustus 2018 |
Peristiwa

Kembali Terulang...Makan Kafilah Dibungkus Kantong Asoi

Selasa, 13 Oktober 2015 17:32:19 wib
Konsumsi tak dimakan kafilah (foto:jambidaily.com/ARD)

JAMBIDAILY MUARATEBO-Meski dinilai tak sepatutnya, dan dikeluhkan para kafilah MTQ Provinsi Jambi ke-45 di Tebo, namun pemberian konsumsi untuk kafilah menggunakan kantong asoi masih terjadi kembali.

Tak ayal perlakuan panitia konsumsi tersebut mendapat protes langsung dari beberapa kafilah dan menu yang disiapkan tidak dimakan.

Bahkan para kafilah asal  Sungai Penuh, melalui tim sekretariat pemondokan kafilah saat dikonfirmasi jambidaily.com selasa (13/10) ,mengatakan, bahwa Senin (12/10), pihak catering mengantar sarapan buat kafilah dengan menu nasi gemuk yang dimasukkan kedalam plastik putih menggunakan kantong asoi.

Menurutnya hal ini tak layak dilakukan,  meski masih dalam kewajaran, tapi kami kecewa atas pelayanan catering. Berdasarkan pengalaman kita selama mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jambi, baru kali ini terjadi, makan minum kafilah disajikan dengan cara yang kurang pantas.

"Sarapan pagi tersebut sama sekali tidak dimakan oleh kafilah, kita cuma bisa berharap hal ini tidak terulang lagi. kita kecewa semoga hal ini tidak terulang lagi,"harap pria yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Terpisah, Asisten III M.Hatta saat di konfirmasi, Selasa (13/10) memaklumi  pelayanan penyajian maupun keterlambatan dan lainnya, namun hal tersebut tetap kita benahi mulai hari ini.  Bahkan saya sempat menangis dan haru atas kejadian beberapa hari tersebut 'ujarnya.

"Mulai hari ini, semua SKPD dikerahkan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan langsung dipemondokan kafilah, dua orang standby ditiap pemondokan kafilah,"tegas M Hatta.

Pantauan jambidaily.com, di sejumlah pemondokan kafilah secara acak, kejadian pelayanan makan minum kafilah yang kurang pantas masih terjadi.  

Seperti dipemondokan kafilah sungai penuh dengan menu sarapan martabak india, satu kafilah tak mau memakannya, meski penyajiannya telah menggunakan kotak tapi makanan yang dihidangkan tidak ada rasanya "ungkap tim sekretariat sungai penuh.

Lain lagi yang terjadi dipemondokan kafilah kabupaten Bungo, jatah makan siang tidak menggunakan nasi kotak tapi pakai termos es. Mirisnya lagi nasi sisa kemarin dicampur nasi baru tapi nasi sisa kemarin ditaro dibagian bawah, bahkan kafilah dari bungo menolak catering yang disiapkan Pemda Tebo dan memilih untuk masak sendiri, sebut sumber. (jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top