Selasa, 19 Desember 2017 |
Nasional

Kemenhan RI adakan Seminar Sehari Pertahanan Negara di Lingkungan Pendidikan dan Lingkungan Kerja di Prov Jambi

Senin, 20 November 2017 18:04:09 wib
Kolenel Inf Untung Purwadi saat membuka Seminar/Photo: Jambidaily.com/Hendry Noesae)

JAMBIDAILY NASIONAL - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) bekerja sama dengan Pemerintah kota Jambi adakan Seminar Sehari Pertahanan Negara di Lingkungan Pendidikan dan Lingkungan Kerja, (Senin,20/11/17) dibuka langsung oleh Kepala Bidang Program dan Anggaran Pelaksana Tugas Pokok Dirjen Strategi pertahanan Kemenhan RI, Kolenel Inf Untung Purwadi.

Berdasarkan informasi yang dirangkum jambidaily.com dari Penyelenggara, Maksud dan tujuan seminar, yaitu:

  • Seminar bermaksud, memberikan gambaran tentang rencana pelaksanaan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan melalui seminar tentang pertahanan negara di lingkungan pendidikan dan lingkungan kerja di provinsi Jambi
  • Seminar Bertujuan, Sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan melalui seminar tentang pertahanan negara di lingkungan pendidikan dan lingkungan kerja di provinsi Jambi

Lalu untuk dasar pemikiran terselenggaranya seminar, yaitu:

  1. Indonesia merupakan negara maritim dengan wilayah yurisdiksi laut sangat luas, wilayah udara dan pulau-pulau kecil terluar yang berbatasan dengan negara tetangga serta penduduk yang sangat beragam, Ancaman yang dihadapi Indonesia dapat berupa ancaman militer maupun non militer, sehingga kekuatan pertahanan diperlukan untuk menghadapi kedua jenis ancaman tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan dalam menghadapi segala ancaman yang mungkin timbul sangat diperlukan penyelenggaraan pertahanan negara yang handal serta yang mempunyai daya tangkal tinggi. Oleh karenanya diperlukan pembangunan bidang pertahanan yang disiapkan sejak dini melalui pemberdayaan wilayah pertahanan diselengarakan pemerintah bersama partisipasi segenap komponen masyarakat.
  2. Dalam implementasinya pemberdayaan wilayah pertahanan harus dikoordinasikan dengan berbagai kementerian terkait terutama pemerintah daerah (Gubernur dan Bupati/Walikota) secara terintegrasi dan terpadu dalam mengelola sumber daya nasional untuk kepentingan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan pertahanan negara, guna melaksanakan fungsi pemerintahan di bidang pertahanan.

"kita belum sepaham tentang kebijakan umum pertahanan negara, seolah-olah hanya milik perwira pusat, milik kementerian pertahanan, sementara daerah masa bodoh, misinya membangun daerah dan mengelola tentang ancaman. Walau tidak ada ancaman militer kita tetap harus mempersiapkan untuk menghadapi kemungkinan adanya ancaman militer," Tegas Kolenel Inf Untung Purwadi, saat menyampaikan kata sambutan jelang membuka kegiatan seminar.

Seusai membuka kegiatan seminar Kolenel Inf Untung Purwadi, menitipkan pesan kepada media agar memberikan informasi bermanfaat untuk generasi muda Indonesia terkait ada 3 ancaman nyata, yaitu Narkoba, Terorisme dan Informasi Teknologi.

"narkoba, terorisme dan informasi teknologi, gadget itu buat bumi kan dalam genggaman, manakalah generasi muda kita menjadi generasi milineal dan apatis terhadap lingkungannya,? bakal seperti apa nantinya. Saya titip pada teman-teman wartawan berikan informasi baik kepada generasi muda kita," Pesan Kolenel Inf Untung Purwadi seusai membuka seminar.

(Kolenel Inf Untung Purwadi didampingi Mayor Laut Edward Faisal, saat menjawab pertanyaan awak media/Photo: Jambidaily.com/Hendry Noesae)

 

Adapun pemateri dalam kegiatan seminar yang dimulai pada pukul: 09.00 Wib itu ialah: 
Walikota Jambi, DR H Syarif Fasha ME
Judul Materi: Penanganan ancaman non militer oleh pemerintah daerah 
Kasrem 042/Garuda putih, Letkol Inf Yudi Iskandar
Judul Materi: ancaman non militer serta pengaruhnya terhadap pertahanan negara 
Dosen Fakultas Ilmu Sosial politik, Dr Ahmad Subhan SIP MSi 
Judul Materi: perlunya pemahaman ancaman non militer bagi masyarakat

Selain Pemateri diatas, juga tampak memberikan tambahan pemaparan dalam sesi tanya jawab yaitu Pelaksana tugas pokok Kemenhan RI kantor Perwakilan Jambi, Kolonel Inf Asep Joko Ruchwarsito,SIP. 

Kemudian seminar yang berlangsung di Griya Mayang Rumah dinas walikota Jambi tersebut diikuti oleh 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi, SMU/SMK, Organisasi Kepemudaan dalam lingkup kampus dan umum, Organisasi Wartawan, Persatuan Guru Republik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Advokat Indonesia, Forum bela negara, Legium veteran, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Kegiatan seminar hari ini diikuti oleh 300 peserta baik dari pelajar mahasiswa dan beragam profesi," Ungkap Mayor Laut Edward Faisal kepada jambidaily.com.

(Saat seminar berlangsung/Photo: Jambidaily.com/Hendry Noesae)

 


(Hendr Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top