Jumat, 24 Mei 2019 |
Nasional

Kemenkes: Virus MERS Belum Ditemukan di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2015 02:05:17 wib

JAMBIDAILY NASIONAL-Merebaknya virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Korea Selatan, tak membuat pemerintah Indonesia mengeluarkan travel warning bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di sana atau yang akan berkunjung ke Korea Selatan.

Hingga saat ini pemerintah Indonesia baru mengeluarkan sebatas travel advice atau imbauan kepada WNi agar berhati-hati saat di Korea Selatan.

"Belum waktunya kita keluarkan travel warning, kecuali Menteri Luar Negeri hanya mengeluarkan imbauan saja. Silahkan ke Korea, asal ikuti tiga cara memproteksi diri," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dari Kementerian Kesehatan, M.Subuh, kepada VIVA.co.id, Selasa 9 Juni 2015.

Kementerian Kesehatan berkerjasama dengan Kementerian Luar Negeri masih terus memantau situasi sebelum merilis travel warning. Selain itu, hingga saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan larangan perjalanan ke Korea Selatan.

Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, mengatakan dia yakin Negeri Ginseng bisa mengendalikan penyebaran virus.

Meski demikian Kementerian Kesehatan memberikan beberapa anjuran dan langkah pencegahan agar WNI tak terinfeksi virus tersebut.

Langkah pencegahan itu yakni, mencuci tangan sebelum dan sesuah makan, menggunakan toilet dan saat tangan kotor. Selain itu, hindari kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi saluran pernafasan.

WNI juga diminta untuk mencari perawatan medis secepatnya jika dirasa kondisinya tak sehat, disertai ciri demam dan batuk. Bagi WNI yang baru kembali dari perjalanan ke daerah atau wilayah yang terdapat kasus MERS-CoV pada manusia agar diminta melapor ke dokter di tempatnya berada.

Masih Aman

Subuh juga menegaskan hingga saat ini belum ada WNI di Korea Selatan yang terjangkit virus tersebut.

"Belum ada laporan WNI di Korsel dan Timur Tengah terjangkit MERS," ujar Subuh.

Sebelumnya, pernyataan senada juga disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, yang menyatakan belum ada WNI yang terinfeksi virus tersebut.

Virus MERS dipastikan belum ditemukan di Indonesia. Namun Kementerian Kesehatan terus mengingatkan masyarakat Indonesia untuk terus waspada. Sebab, potensi penularan virus tersebut masih bisa saja terjadi.

"Sampai hari ini memang MERS belum ditemukan di Indonesia. Dan ini harus kita pertahankan." ujar Subuh.

Wabah Virus MERS ini telah memakan puluhan korban jiwa. Tercatat 95 orang telah positif terjangkit dan tujuh orang dilaporkan telah meninggal dunia di Korea Selatan akibat virus ini.(*)

 

Sumber:Viva.co.id

KOMENTAR DISQUS :

Top