Selasa, 18 Juni 2019 |
Nasional

Kerugian Kebakaran Kerinci Capai Rp 5,1 Milyar, Inilah Bantuan Pemprov Jambi

Kamis, 13 Agustus 2015 09:22:17 wib
Pj Gubernur Jambi, Dr.Ir.H.Irman,M.Si saat meninjau kebakaran di Kerinci

JAMBIDAILY NASIONAL-Setelah dilakukan pendataan, Kerugian materil dalam musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci pada Sabtu lalu (08/08) diperkirakan mencapai Rp 5,1 Miliar.

"Diperkirakan, secara keseluruhan kerugiannya sebesar Rp 5,1 Miliar,"papar Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Dr.Ir.H.Irman,M.Si dalam jumpa persnya dengan sejumlah media, (12/08) di ruang kerja Gubernur.

Kerugian tersebut diakibatkan oleh banyaknya bangunan yang terbakar, Yaitu sekitar 63 unit rumah. Dari keseluruhan rumah tersebut, 41 rumah rusak berat, 6 unit rumah rusak sedang, dan selebihnya rusak ringan. Selain rumah, dua buah lumbung padi juga ikut terbakar.

Pj. Gubernur Jambi yang didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Arif Munandar, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan keprihatinan dan bantuan langsung ke korban kebakaran.

"Kunjungan Kerja ke Kerinci kemarin adalah dalam rangka memberikan bantuan dan bertemu langsung dengan para korban,"jelasnya.

Bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran berupa Sandang sebanyak 78 paket, kebutuhan bayi 78 paket, paket lauk pauk sebanyak 78 paket. Selain itu, untuk anak-anak diberikan seragam sekolah sebanyak 78 paket untuk putra dan 78 paket pula untuk putri dan juga paket kesehatan,"rincinya.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disisnakertrans) juga diberikan paket bantuan. Berupa beras sebanyak 2,5 ton, terpal sebanyak 100 lembar, selimut, Indomie dan kebutuhan lainnya.

"Disamping dari Pemerintah, korban juga dapatkan batuan dari pelaku dunia usaha, ormas, dan Pemda setempat," paparnya.

Ditambahkan Pj. Gubernur Jambi, Pemprov bisa memberikan bantuan dana tambahan, yang bisa dipergunakan korban untuk membangun kembali rumah mereka. Namun, ada ketentuan yang harus diikuti Pemprov utuk menggelontorkan dana. Pemerintah Daerah setempat menurutnya harus mengajukan proposal ke Pemprov untuk meminta bantuan.

Dalam proposal bisa disebutkan apa-apa saja yang dibutuhkan oleh korban kebakaran. Ini dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mencairkan bantuan dana. Pihaknya ingin Pemda setempat mencantumkan secara menyeluruh, apa saja yang dibutuhkan oleh korban.

"Ini bermanfaat bagi korban, untuk memperbaiki kembali rumah mereka. Apa saja yang diperlukan, serta bagaimana solusinya, itu dituangkan dalam proposal. Korban memang masih membutuhkan uluran tangan Pemerintah, kita bantu sesuai dengan kemampuan,"pungkasnya.(jambidaily.com/HMS/HFR)

KOMENTAR DISQUS :

Top