Senin, 17 Februari 2020 |
Ekonomi

Kisah Ipeh, Penjual Lauk Masak Keliling di Jambi

Kamis, 06 Februari 2020 16:11:31 wib
JAMBIDAILY EKONOMI- Sudah tiga tahun Paah (43) yang akrab di Panggil ipeh, Keluar masuk kampung menjajakan dagangannya yaitu menjual Lauk masak keliling di seputaran Kelurahan Kasang, kota Jambi dengan berjalan kaki.

Sejak suami nya meninggal dunia 4 tahun lalu, ipeh bekerja seorang diri untuk menghidupi 3 orang anak, yang salah satu anaknya masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Selama ini ipeh masih menjajakan lauk masak dari orang lain, dan menjual kembali lauk masak tersebut kerumah - rumah warga.

Lauk masak di kemas dalam kantong Plastik, satu kantong di jual 6000 rupiah, ia hanya mengambil keuntungan 1000 rupiah dari hasil penjualannya, dan 5000 rupiah diserahkan kepada orang yang punya dagangan.

Berbagai macam Lauk masak yang djualnya mulai dari ikan goreng sambal, gulai daun singkong, gulai pakis, tempe goreng sambal, Tahu gulai, dan banyak lagi menu-menu lainnya.

"Kadang-kadang sesuai permintaan dari Pelanggan." Ujar ipeh.

"Sebenarnya Saya ingin punya usaha sendiri, tidak ambil dari orang, tapi sekarang belum ada Modal." Lanjut Janda Empat Anak ini kepada Jambidaily.Com, Kamis (6/2/2020).

Banyak sudah Suka duka yang telah di alaminya, selama tiga tahun berjualan Lauk masak keliling.

"Kalau Panas ya kepanasan, kalau hujan ya kehujanan." Ujar ipeh dengan Nada sedih.

Namun walaupun begitu, ipeh tetap tegar dalam menjalani Profesinya sebagai Penjual Lauk masak keliling, ini terbukti dengan ia bertahan dan tetap berjualan Lauk masak keliling selama tiga tahun ini.

"Rezeki sudah ada yang atur bang, Kita cuma menjalani saja."Tuturnya.(DzR)

KOMENTAR DISQUS :

Top