Senin, 16 September 2019 |
Peristiwa

KM Nusa Kenari Tenggelam, Dua Tewas dan Lima Penumpang Hilang

Minggu, 16 Juni 2019 13:42:07 wib
Penyidik Reskrim Polres Alor memeriksa empat anak buah KM Nusa Kenari untuk mencari tahu penyebab tenggelamnya kapal di Tanjung Marget, Alor, NTT. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

JAMBIDAILY PERISTIWA - Dua penumpang dikabarkan meninggal dan lima orang dinyatakan hilang pasca tenggelamnya Kapal Motor atau KM Nusa Kenari di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/6).

Kapolres Alor, Nusa Tenggara Timur, AKBP, Patar Silalahi, menyatakan penyidik Reskrim Polres Alor saat ini tengah memeriksa empat anak buah kapal (ABK) untuk mengetahui penyebab KM Nusa Kenari tenggelam.

"Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap empat ABK untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa tenggelamnya KM Nusa Kenari 02 pada Sabtu (15/6) pukul 05.00 wita," kata AKBP Patar Silalahi ketika dihubungi Antara dari Kupang, Minggu.

Empat ABK yang diperiksa adalah mereka yang berhasil diselamatkan tim SAR saat kapal yang mengangkut 52 penumpang itu tenggelam.


Mereka yang diperiksa adalah Nahkoda Kapal Nusa Kenari 02, Piterson Plaituka (30) serta tiga anak buah kapal terdiri dari Yupiter Mukola (21), Nuku Malaikosa (22) dan Penitus Karplai (18).

Kepolisian, kata dia, belum mengetahui penyebab tenggelamnya KM Nusa Kenari yang menyebabkan dua penumpang meninggal dan lima masih dinyatakan hilang.

"Kami masih mengorek keterangan dari keempat ABK itu guna mengetahui secara persis penyebab terjadinya kecelakaan kapal itu," kata Patar.

Ia memastikan kasus tengelamnya KM Nusa Kenari milik pemerintah Kabupaten Alor akan diproses secara tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) sebelumnya telah menyelamatkan 45 dari 52 penumpang KM Nusa Kenari 02 yang tenggelam di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor.

"Jumlah penumpang Kapal Motor Nusa Kenari sebanyak 52 orang, sedangkan yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa ini sebanyak 45 orang," kata petugas SAR Alor, Hamka, Sabtu.

Dua penumpang kapal tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan yang meliputi aparat Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Syahbandar Kalabahi, serta pemerintah daerah, menurut dia, masih melanjutkan upaya untuk menemukan lima penumpang KM Nusa Kenari yang belum ditemukan.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan itu. Pencarian masih difokuskan di lokasi kejadian," kata Hamka.

Ia mengatakan KM Nusa Kenari 02 yang dinakhodai oleh Piterson P (30) mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Kalabahi menuju Pureman.

Menurut dia, angin kencang meliputi perairan di Tanjung Margeta, sekitar 30 mil laut dari Kota Kalabahi, sehingga menyebabkan arus menjadi sangat kuat dan gelombang tinggi.

 

(ANTARA/gil)/cnnindonesia.com

KOMENTAR DISQUS :

Top