Jumat, 25 Mei 2018 |
Peristiwa

Kompensasi Belum Diterima, Warga Sungai Liuk Tagih Janji PLN

Jumat, 27 April 2018 22:02:43 wib

JAMBIDAILY SUNGAIPENUH - Warga desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh Kabupaten Kerinci memprotes penarikan Kabel SUTT tower 365 ke 366. Pasalnya 9 Orang warga belum mendapatkan hak pembayaran kompensasi. 

"Kemanakah kami harus mengadu lagi, sudah 3 hari PLN VIP sumbagsel menarik trus kabel SUTT tower 365 ke 366 di sungai liuk di kawal anggota polres langsung, padahal hak kami belum di bayar, apakah berita acara tertera di bawah ini poin ke 2 tidak berlaku," ungkap Nopriyosi bersama sejumlah warga yang memprotes belum diberikan kompensasi. 

Dia meminta PLN terlebih dahulu menyelesaikan kompensasi sebelum melakukan penarikan kabel SUTT tersebut, karena sebelumnya sudah ada perjanjian yang ditandatangani bersama. Adapun isi kesepakatan bersama yakni:

  • Pertama, meminta surveyor Indonesia untuk melakukan pengukuran kembali, hasil selisih pengukuran tanah dinilai langsung oleh KJPP, dan warga menerima hasil pengukuran tanah terakhir dan penilaian KJJP tahun 2017. 
  • Kedua, warga tidak mengganggu pengerjaan penarikan konduktor SUTT 150 KV Bangko - Merangin - Sungai Penuh setelah dilakukan pembayaran kompensasi. 
  • Ketiga, pihak PLN tidak melayani tuntutan yang lain selain kesepakatan yang tertera di berita acara. 

"Kami berharap PLN segera menyelesaikan persolan ini, kalau tidak warga kecewa dan akan tetap menuntut," kata warga lainnya. 

Warga juga meminta pihak PLN menjelaskan dasar standar kompensasi. Sebab, beberapa warga menerima kompensasi bervariasi. Ada yang menerima senilai Rp.91 ribu, Rp.124 ribu, Rp.127 dan Rp.128 Per meter.

Secara terpisah manager PLN Rayon Sungai Penuh, Indra mengatakan untuk persoalan bersaran ganti rugi atau penafsiran harga tanah bukan merupakan wewenang pihaknya. Namun hal itu ditangani oleh PT UIP wilayah Sumbagsel. 

"Itu wenanag PT UIP di Sumbagsel, warga bisa menanyakan langsung karena ada perwakilan daerah di Sungai Liuk, biasanya ada yang menangani," katanya. (gsm)

KOMENTAR DISQUS :

Top