Senin, 19 November 2018 |
Hukum

Komplek Perkantoran Tanjabtim Jadi Tempat Ajang Balap Liar

Minggu, 26 Agustus 2018 19:04:03 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Aksi balap liar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), tidak mengenal tempat. Bahkan, para pembalap liar ini tergolong nekat melakukan adu kecepatan kuda besi di jalan komplek perkantoran Pemkab Tanjabtim.

Aksi balap liar yang rata-rata dilakukan oleh para remaja ini kerap melakukan aksinya di saat malam hari, apalagi pada sabtu malam minggu. 

Pantauan jambidaily.com, pada Sabtu (25/8) malam, dan pada malam hari raya idul adha 1439 hijrah tahun 2018 kemarin. Jalan di perkantoran Pemkab Tanjabtim Diramaikan oleh aksi balapan liar.

Kendaraan roda dua dengan berbagai merek ternama parkir di pinggir jalan. satu persatu sepeda motor berkenalpot resing tersebut secara bergantian turun dan beradu kecepatan di jalan. Selain itu ada juga dari mereka yang sekadar menunjukan keahlian atau skil dengan  mengangkat roda depan.

Bahkan, sebagian sepeda motor yang diturunkan pun sudah di setting layaknya motor drug. Banyak juga kendaraan roda dua terparkir di sisi kiri dan kanan jalan menonton aksi ugal ugalan para remaja tersebut.

Ulah para remaja tanggung yang beraksi seakan tak takut mati tersebut dikeluhan oleh masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Selain mengancam nyawa karena tidak dilengkapi pengaman seperti helm, aksi ugal-ugalan ini juga membahayakan keselamatan bagi para pengguna jalan yang lain.

Gunawan, satu diantara warga setempat mengungkapkan, aksi balap liar ini sangat mengganggu warga, selain suara kenalpot kendaraan mereka yang bising, aksi balap liar tersebut juga beresiko terjadinya kecelakaan. 

"Bahaya sekali mas, daerah sinikan jalan umum banyak warga lewat. Belum lagi suara bising kenalpotnya, sangat mengganggu," kata Gunawan Minggu (26/8).

Para pelaku adu cepat kuda besi ini rata-rata didominasi oleh para remaja dan kaula muda. Mereka datang dari berbagai penjuru kecamatan yang ada di Tanjung Jabung Timur, seperti dari dendang muara Sabak timur, Muara Sabak Barat, Geragai dan Mendahara.

Salah seorang remaja, yang enggan disebut namanya saat ditemui menyebut aksi balapan liar ini sifatnya hanya iseng. Namun ada juga beberapa dari mereka yang melakukan taruhan dengan uang, namun ia tidak mengetahui secara pasti berapa nilai uang yang di pertaruhkan. 

"Ada yang taruhan juga bang pake duit, tapi dak tau berapa jumlahnya," katanya.

Aksi balap liar para remaja itu baru bubar ketika aparat kepolisian Satuan Lalu Lintas dan satuan shabara Polres Tanjabtim turun melakukan patroli ke lokasi.

Polisi sudah acapkali membubarkan aksi balapan liar yang membahayakan itu namun tetap saja para pembalap liar itu membandel. 

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top