Selasa, 19 Februari 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Komunikasi Sulit, Warga Rasau Butuh Tower Jaringan

Selasa, 28 Agustus 2018 17:58:00 wib
ilustrasi

JAMBIDAILY MUARASABAK - Warga Desa Tri Mulya, Kecamatan Rantau Rasau,Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) keluhkan jaringan telpon celluler yang tidak merata. Pasalnya, hingga saat ini untuk mendapatkan jaringan masih sangat sulit.

Bahtiar, warga Dusun Sidodadi RT 03 Desa Tri Mulya mengatakan, bahwa sulitnya jaringan telpon di daerahnya sangat dikeluhkan. Sebab, untuk melakukan komunikasi dengan anaknya yang sedang kuliah di kota dan keluarga yang tinggal jauh sangat sulit dihubungi karena tidak ada jaringan. 

"Seperti yang pernah saya dan warga lain pernah rasakan saat paman saya meninggal dunia di Jawa, namun saya baru mengetahui setelah 2 hari saat saya keluar dari rumah ingin ke Sabak masuk SMS yang berisi kabar duka Paman saya meninggal dunia," ceritanya. 

Hal serupa juga dialami oleh Muji yang juga warga setempat mendapatkan informasi orang tuanya meninggal dunia setelah usai ibunya dimakamkan. 

"Itulah sebabnya kami masyarakat khususnya Dusun Sidodadi berharap agar segera mendapat perhatian pemerintah memberikan tower jaringan telpon," pintanya. 

Terpisah, Kepala Desa Tri Mulya, Bambang saat dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan keluhan masyarakat yang sangat membutuhkan jaringan telpon. 

"Desa Tri Mulya terdiri 18 RT, 15 Dusun 564 KK dan 2416 jiwa sangat membutuhkan jaringan telpon. Hal ini juga saya rasakan saat saya dirumah handphone saya tidak bisa digunakan karena jaringan tidak ada. Meskipun ada itu diluar rumah atau pinggir jalan itupun hilang timbul sinyalnya," ungkapnya. 

Bambang juga sudah mengupayakan agar Desa Tri Mulya mendapatkan tower. Dan ia juga sudah pernah memberikan Proposal ke dinas Dinas Komunikasu i dan Informatika (Diskominfo) pada tahun 2017 lalu. 

"Hingga saat ini kami masih menunggu balasan dari pihak Diskominfo Kabupaten Tanjabtim, agar dapat membangun tower telpon di Desa kami," tutupnya.

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top