Senin, 22 April 2019 |
Wisata & Budaya

Komunitas Pengopi Kota sungai Penuh kian eksis

Jumat, 22 Desember 2017 10:21:54 wib

JAMBIDAILY SUNGAIPENUH - Komunitas Pengopi “pecinta dan penggiat kopi” kota Sungai Penuh namanya semakin booming dan kota sungai penuh jadi semakin dikenal nusantara, kerja keras dari komunitas pengopi telah mengangkat nama kopi kota sungai penuh dan kabupaten kerinci menjadi lebih terdengar.
 
"Terbentuknya komunitas pengopi ini awalnya karena ingin menyamakan persepsi karena kopi itu punya filosofi," ujar santi salah satu komunitas pengopi kota sungai penuh kepada jambidaily.com di gedung nasional saat pelantikan ikatan wartawan online IWO beberapa waktu yang lalu. 

Komunitas pengopi sudah terbentuk satu bulan yang lalu dan sebelumnya komunitas sudah berjalan 3 bulan dan akan dibuatkan akte notaris dalam waktu dekat ini. Dijelaskan santi dalam waktu satu bulan sudah ada 16 penggiat kopi yang tergabung dalam komunitas pengopi.
 
“pemerintah kota sungai penuh juga sudah bergerak  untuk memperkenalkan kopi, tapi kita tidak bisa terus mengandalkan pemerintah. Komunitas inilah yang bergerak terus untuk lebih memperkenalkan kopi kota sungai penuh dan kopi Kabupaten kerinci. Dalam komuntas pengopi bukan hanya brand kopi yang sudah jadi saja yang bergabung juga ada penggiat prosesor pengolah kopi, prosesor punya kopi shop juga bergabung di komunitas, kemudian untuk bahan kopi itu sendiri berasal dari kota sungai penuh dan kab kerinci, yatu jenis arabika dan robusta, yang sudah mendapat tempat di daerah luar, kopi itu ada tiga," sebut santi. 

Dijelaskan Santi ada liberika, arabika dan robusta liberika itu tumbuh dilahan gambut, arabika tumbuh di ketinggian seribu. Robusta dari 0 sampai 1000 tentunya alam Kerinci lebih cocok ditanam arabika dan robusta. Sementara pemasaran kopi dari komunitas pengopi sungai penuh rata-rata sudah sampai pulau Jawa seperti Tanggerang, Bandung, Jakarta, dan Bogor bahkan di Bali sudah ada brand dari komunitas ini.

"Sedangkan untuk di Sumatera yaitu Medan, Pekanbaru, Sumbar dan Jambi, juga ada membuka gerai kopi bersama dari komunitas pengopi yang beralamat di jalan Yos Sudarso Desa Gedang namanya teman kopi," Ucar Santi.

Dalam Penuturan Santi, manfaat kopi itu bagus asal tidak menggunakan gula karana kopi non gula baik untuk kesehatan dan kopi non gula tidak akan memicu jantung, lambung, tekanan darah tinggi. Lalu untuk penyeduhan kopi itu bermacam-macam 

"kita sering mengkonsumsi kopi tubruk tapi lebih bagus tanpa gula dan kopi arabika juga bermacam-macam cara penyeduhannya seperti espresso, kopi ekstrak, kopi kental, biasanya lidah orang luar lebih suka espresso apalagi kopi organik rasa kopinya semakin ringan," Tutur Santi.
 
"kami juga sering mengikuti pameran, komunitas sering diundang kesetiap pameran seperti di Kab. Batang Hari dan nanti diulang tahun Provinsi Jambi komunitas pengopi juga diundang," Pungkas Santi, bendahara komunitas pengopi kota sungai penuh. (gsm)

KOMENTAR DISQUS :

Top