Senin, 24 Februari 2020 |
Pendidikan & Teknologi

Kondisi SD PHI Sangat Mempirhatinkan

Senin, 16 Januari 2017 21:47:08 wib
Kondisi SD Rusak (Ilustrasi google.co.id)

JAMBIDAILY PENDIDIKAN-Sekolah Dasar (SD) Perguruan Hidayatul Islamiah (PHI) yang berlokasi di Jalan KH. M. Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi membutuhkan perhatian.

Kondisi bangunan sekolah yang memiliki 100 orang lebih murid tersebut mulai mengalami kerusakan kerusakan pada atap, plafon dinding dan lantai. Selain itu meja dan kursi tempat murid belajar pun turut mengalami kerusakan termakan usia.

Hj. Siti fatimah, Kepala Sekolah Dasar PHI menuturkan, sejak tahun 1971 berdirinya SD PHI kerusakan pada gedung diperbaiki dengan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Kalau ada yang rusak kita perbaiki pakai dana bos. Dan beberapa kerusakan yang terjadi pada lantai maupun dinding, disiasati oleh guru dengan menambal sementara menggunakan papan," ujar Hj.Siti fatimah kepada jambidaily.com, Minggu,(15/01/17).

Diakuinya, selama dirinya memimpin sebagai Kepala Sekolah Dasar PHI, belum ada sentuhan dari Pemerintah Kabupaten.

"Proposal permohonan bantuan sudah kita layangkan ke DPRD, dan ke Dinas Pendidikan. Terkahir kami masukkan proposal tahun 2014 lalu namun belum ada tanggapan," terangnya.

Ia juga mengakui selama melayangkan proposal permohonan perbaikan gedung, pihaknya tidak mendapatkan jawaban dari Dinas terkait. Padahal SD PHI sendiri masih dibawah naungan Dinas Pendidikan.

"Jadi sekarang ini kalau misalkan lantainya kelas berlobang, ya kita upayakanlah menutupnya dengan papan,"sebutnya.

Dengan kondisi SD PHI saat ini yang mengalami kerusakan baik dari bangunan dan Mobiler meja dan kursi, dirinya selaku Kepala Sekolah hanya berharap kepada Pemerintah Tanjung Jabung Barat dapat melakukan perbaikan. Khususnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar.

Menanggapi apa yang menjadi keluhan pihak SD PHI, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tanjab Barat Wahidin mengatakan, SD PHI inikan Swasta jadi punya Yayasan. Jadi seandainya mereka membutuhkan bantuan sarana dan prasarana, biasanya mereka mengajukan proposal.

"Proposal itu nanti ditujukan ke Pak Bupati. Nanti pak Bupati bisa rekomendasikan kemana. Kalau PHI ini Pendidikan tentunya rekomendasi itu kesini (Dikbud). Baru kita bikin program,"kata Wahidin.

Disinggung bahwa pihak PHI telah mengajukan Proposal namun belum ada tanggapan dari Dikbud?, kata Wahidin pihaknya belum ada menerima Proposal tersebut. Kendati tidak mengajukan proposal, pihak Dinas Pendidikan sudah melakukan pendataan.

"Termasuk yang kita data itu SD nasional, SD Muhamaddiyah. Kita sudah data, dan nanti kita ada kerjasama dengan SMK Negeri 3 (tiga) Jambi bagian pembangunan," tuturnya.

Pendataan yang dilakukan kata Wahidin dengan memfoto bangunan yang rusak dan langsung On-line ke Pemerintah Pusat. "Nanti Pemerintah Pusat di Jakarta akan menganalisa kebutuhan-kebutuhan yang sangat mendesak guna dilkukan perbaikan," jelasnya.

Mudah-mudahan dalam tahun 2017 ini bisa terealisasi. "Kitakan minta bantuan dari Pusat. Untuk 2017 ini masih ada kesempatan. Karena masih dalam pendataan," sebutnya.

Ia juga mengakui, jika kondisi SD PHI baik itu mobiler maupun bangunan tidak layak. Tapi kalau keadaan sekarang ini belum bisa dikatakan layak.

"Memang butuh perhatian. Ditahun 2017 ini kita usahakan melalui Bantuan Pemerintah Pusat," pungkasnya.(*)


Penulis    : Reza Hariyanto
Editor     :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top