Kamis, 02 April 2020 |
Kesehatan & Olahraga

Krisis Air Bersih, Warga Batanghari Terancam Wabah Diare

Minggu, 11 Oktober 2015 21:05:38 wib
Ilustrasi Bayi terkena diare (google.co.id)

JAMBIDAILY KESEHATAN-Sejumlah daerah dalam Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, mengalami krisis air bersih. Warga terkadang harus mengkonsumsi air sungai yang diduga tercemar dan  terancam penyakit diare.

Seperti yang dirasakan warga di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, dampak sering mengkonsumsi air sungai yang diduga tidak higienes itu, Diare dan ancaman beberapa penyakit lainnya mulai mengintai warga

Kepala Puskesmas Sungai Puar, Kecamatan Mersam, Dedi Damhudi S.Km, mengatakan, sering mengkonsumsi air yang di kategorikan tidak bersih, mengakibatkan warga di Kecamatan Mersam ini menderita diare.

“Lantaran banyak sumur warga yang sudah kering, akhirnya warga mengkonsumsi air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara airnya tidak higienis atau sudah tercemar.

“Kondisi sekarang rawan diare. Kalau kita kurang berhati-hati dalam menanganinya, akan berakibat fatal,”papar Dedy kepada jambidaily.com.

Dijelaskannya, semakin surutnya air, semakin banyak kuman serta kotoran pada air. Dan itu sangat rawan sekali menyebabkan penyakit diare terhadap warga yang mengkonsumsi.

Tak hanya itu, Dedi mengingatkan, potensi ancaman penyakit malaria juga.  Pada cuaca panas seperti ini, biasanya akan menyebabkan banyaknya genangan air yang menumpuk terutama pada air limbah.

“Selain diare juga sangat rawan sekali penyakit malaria akibat nyamuk yang sangat suka sekali pada genangan air,”ingatnya.

Untuk itulah, saat ini pihaknya telah melakukan tindakan pencegahan dengan mempersiapkan obat.

“Kami menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Mersam , terutama warga Desa yang banyak mengkonsumsi air sungai. Untuk dapat mengolah air yang akan dikonsumsi dengan baik,"himbaunya.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top