Selasa, 11 Desember 2018 |
Pendidikan & Teknologi

Lebih Kenal Letkot Inf Arry Yudistira, Sosok Dansatgas TMMD yang Tidak Pernah Marah

Rabu, 14 November 2018 15:59:45 wib
Letkol Inf Muhammad Arry Yudistira S.I.P, M.I.POL Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab/Foto: ist

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Secara resmi (Selasa, 13/11/2018) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 tahun 2018 untuk di provinsi Jambi yaitu dusun Sungai Ayam desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) oleh Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Kolonel Inf Dany Budiyanto SE, selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP).

Lantas siapakah Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD di kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjabtim,? 

Dia adalah Letkol Inf Muhammad Arry Yudistira S.I.P, M.I.POL Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab. Dalam perjalananan TMMD diwilayah teritoial Kodim 0419/Tanjab, tentu masyarakat secara luas, khususnya provinsi Jambi membutuhkan informasi cepat tentang progres dan sejauh mana perkembangan karena lokasi tidak dekat untuk di Jangkau, membutuhkan 45 menit melalui jalur perairan menaiki perahu mesin tradisional atau pompong.

Pertemuan bertatap muka awak media bukanlah mudah mengingat kesibukan Dandim menyelesaikan program TMMD, akhirnya jalur komunikasi yang semakin mendukung di masa kini menjadi salah satu pilihan agar mendapat statement maupun jawaban lebih cepat. Letkol Inf M Arry Yudistira, tidak pernah melewatkan setiap pertanyaan www.jambidaily.com walaupun hanya melalui pesan elektronik yang terkadang diluar jam kedinasannya.

Ternyata bukan hanya kedekatannya kepada masyarakat, keramahan dalam menjawab pertanyaan media, termasuk dengan anggota yang dipimpinnya pun sempat berkata kalau Letkol Inf M Arry Yudistira adalah Sosok Dandim 0419/Tanjab yang tidak pernah marah "Tidak pernah marah bang, terkadang kami jadi bingung. Dia sangat akrab dan dekat dengan anggota yang dipimpinnya, perasaan nyaman dan kedekatan kekeluargaan bapak ciptakan untuk kami," Begitu pengakuan salah satu anggotanya. 

Inilah wawancara www.jambidaily.com kepada Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab, baik itu melalui tatap muka secara langsung maupun melalui pesan elektronik yaitu WhatsApp Messenger, rentang 28 Oktober - 15 November 2018. 

Menurut Anda tolak ukur seperti apa untuk menilai keberhasilan TMMD,?

Yang paling utama dan terpenting adalah Kedekatan TNI dengan Masyarakat, eratnya ikatan kami dengan masyarakat, itulah tolak ukur pertama dalam TMMD ini kemudian barulah program yang dikerjakan

Kodim 0419/Tanjab hadir dengan kekuatan 150 Personil, Apakah cukup,?

Itu cukup, namun ada juga tenaga ahli sesuai bidang, contoh seperti rehab rumah. Tidak sembarangan bagian atap itu jika salah menghitung bisa miring nanti hasilnya, tentu itu tenaga diluar kami yang sudah terbiasa

Apa masalah yang dihadapi Satgas saat akan memulai TMMD,?

Terbaliknya kapal tugboat penarik ponton yang membawa alat berat backhoe, Alat itu berangkat tanggal 10 Oktober tetapi pagi tanggal 11 Oktober peristiwa terjadi, padahal sudah dekat. Kami akan langsung mengerjakan setibanya alat berat, ya...terpaksa tertunda karena proses evakuasi sangat sulit. Evakuasi harus mendatangkan bantuan kembali agar bisa diangkat, Alhamdulillah semua teratasi dan kami selesaikan program dengan baik sesuai rencana

Alat Berat itu yang digunakan untuk Pembuatan Jalan sepanjang 2.550 meter dan lebar 6 meter,?

Iya betul. Buka jalan tidak bisa kalau tidak pakai alat berat

Bagaimana Respon Warga dusun Sungai Ayam tentang TMMD,?

Responnya baik, mau berpartispasi dan bergotong royong bersama. Cuma Satgas tetap melakukan pendekatan persuasif karena mereka juga harus memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari

Apa Pernyataan Tim Pengawas dan Evaluasi saat meninjau hasil pengerjaan TMMD jelang ditutup, ada pujian atau masukan mungkin,?

Kalau terkait itu tidak ada. Beliau hanya menyampaikan medannya cukup sulit dan berat serta mengapresiasi anggota satgas yang sudah membantu masyarakat

Pengerjaan yang menjadi sasaran utama ialah pembukaan jalan baru. Bukankah harus ada tindak lanjut kedepannya, apa yang ingin anda lakukan,?

Ada musrembang desa, pengajuan. Kemudian saat masuk dalam musrembang daerah atau kabupaten itu, kita berharap bisa masuk disana. Supaya tidak ada pengalihan anggaran, takutnya misalkan ada tetapi tidak dialokasikan kesini. Kita akan mencoba untuk kawal juga.

Selesainya TMMD Ke 103 adakah pernyataan syukur atau ucapan terima kasih yang ingin anda sampaikan disini,?

Saya mengucap syukur alhamdulillah, atas berkat Rahmat Allah SWT, semua program TMMD 103 yang dilaksanakan di Dusun Sungai Ayam, Kecamatn Mendahara, Kabupaten Tanjabtim dapat diselesaikan dengan tertib, aman dan lancar. 

Hal ini tidak terlepas dari peran seluruh elemen baik pemkab Tanjabtim, khususnya atensi dari Bapak Bupati beserta seluruh jajarannya, Bapak Kapolres Tanjabtim yang telah mendukung kami, dari pihak Bank BRI, Bank Jambi, Baznas, BPN, bahkan termasuk dari pihak swasta yang berkat bantuannya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di dsn sungai ayam. 

Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat menciptakan kemanunggalan antara TNI dg rakyat. Karena bersama rakyatlah kami baru memiliki arti. Dengan kemanunggalan TNI-Rakyat, NKRI menjadi lebih kuat.

[Letkol Inf Muhammad Arry Yudistira S.I.P, M.I.POL Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab, saat meninjau TMMD/Foto: hendrynoesae/jambidaily.com]

TMMD itu sangat dekat dengan masyarakat, tentunya aktifitas akan diawasi bersama termasuk pemberitaan media. Lantas seperti apa wartawan di mata anda sebagai seorang TNI,?

Wartawan itu di mata saya sesama pejuang Bang, mencari dan menelusuri kebenaran. Seperti dalam suatu peperangan, tahu kapan harus maju dan mundur di saat yang tepat untuk kemudian memenangkan pertempuran. 

Mencari berita dan memberikan informasi yang dapat membangun serta membantu masyarakat. Garda terdepan untuk menghadapi ancaman perang dan pembentukan opini yang kontraproduktif terhadap kemajuan bangsa dan negara.

Ada kesan atau pengalaman menarik terkait wartawan,?

Pengalaman menarik dengan wartawan, ternyata manusia juga, dan takut naik pompong sama susah bangun pagi, hahahaha....

Dimasa kini wartawann wajib mendapatkan pengakuan kompetensi dari Dewan Pers, seperti apa nilainya, bagi Anda,?

Uji Kompetensi Wartawan, menurut saya harus terukur dan transparan nilainya. Seminim mungkin subyektifnya dan bisa mengukur tugas yang sudah dijalankan selama berkecimpung di dunia jurnalistik

Apa pesan anda untuk wartawan Jambi khususnya dan Indonesia umumnya,?

Pesannya tetap profesional dan terdepan dalam menghadapi berita-berita 'hoax' Selalu check and balance dalam memuat berita serta memegang teguh kode etik jurnalistik"

 

(Hendry Noesae)

 

 

Artikel TMMD Lainnya:

KOMENTAR DISQUS :

Top