Kamis, 19 Juli 2018 |

Lima Kekuatan Super yang Bisa Dimiliki Manusia Biasa

Rabu, 22 Juli 2015 17:33:43 wib
Kekuatan Super Manusia (U-Report)

JAMBIDAILY IPTEK-Tubuh manusia sebenarnya dirancang Tuhan dengan sangat canggih. Banyak rahasia tubuh kita yang masih belum terpecahkan dan misterius hingga kini. Dengan kemampuan tubuh manusia yang masih misterius ini, ada kemungkinan bagi kita untuk memiliki kekuatan di luar batas normal.

Fakta telah membuktikan bahwa dengan latihan keras dan metode yang tepat, manusia dapat membuka kunci-kunci rahasia di dalam tubuhnya, alias dapat membuat tubuhnya memiliki kekuatan super. Apa sajakah kekuatan itu?

1. Tenaga Super

Manusia normal mungkin hanya akan kuat mengangkat beban sebesar 3 kali berat badannya. Tetapi ada beberapa kasus yang memperlihatkan bahwa ternyata manusia mampu mengangkat beban puluhan bahkan ratusan kali berat badannya.

Banyak sekali kasus dan kisah yang menceritakan bagaimana seseorang mengangkat beban berat untuk menyelamatkan orang lain. Kasus Tim Boyle di Arizona yang mengangkat mobil untuk menyelamatkan seorang remaja, atau kasus seorang ibu tua bernama Angela Cavallo yang mengangkat mobil yang menindih anaknya, dll. Semua kejadian ini terjadi pada kasus-kasus hidup dan mati.

Para ilmuwan umumnya menolak cerita-cerita ini karena belum pernah ada video atau uji coba yang membuktikannya. Untuk melakukan uji coba cukup sulit, karena harus melibatkan situasi hidup dan mati. Tetapi secara sains, bisa kita ketahui bahwa tenaga tambahan akan muncul dari adrenalin, dopamin, dan zat-zat yang dikeluarkan otak. Otak melakukan ini karena menyadari bahwa tubuhnya terancam bahaya.

Kejadian hidup dan mati yang di alami orang-orang diatas menimbulkan perasaan takut dan khawatir yang amat tinggi.

Keadaan seperti ini membuat otak dan tubuh melepaskan zat-zat seperti Amphetamine, Adrenalin, Dopamine, yang memacu tubuh bergerak lebih cepat dan lebih kuat. Dalam dunia olah raga, para atlet ada yang menggunakan zat ini untuk disuntikkan ke tubuh mereka, dan hal ini kemudian dilarang oleh badan olah raga dunia.

2. Echolocation

Echolocation adalah kemampuan milik beberapa hewan yang menggunakan bio sonar (sonar yang dihasilkan secara biologis dalam tubuh mereka) untuk penentuan lokasi, tempat, objek di sekeliling mereka. Lumba-lumba dan kelelawar adalah contoh hewan yang menggunakan bio sonar.

Cara kerja bio sonar sendiri adalah hewan-hewan ini menembakkan frekuensi suara kepada sebuah obyek. Kemudian frekwensi suara itu akan dipantulkan kembali ke mereka oleh obyek itu. Dari pantulan itu hewan ini dapat memperkirakan jarak, bentuk, dan keberadaan obyek itu.

Manusia pun sebenarnya bisa melakukannya. Pada banyak kasus, biasanya terjadi pada orang buta, mereka menggunakan gelombang suara untuk menentukan obyek, bentuk, dan lain-lain. Biasanya mereka menimbulkan bunyi sendiri berupa hentakan gigi, atau hentakan kaki untuk mengirimkan gelombang. Dengan mendengarkan gelombang itu mereka bisa beraktivitas seperti orang biasa! Orang-orang ini menjadi lumayan terkenal, contohnya seperti Daniel Kish dan Ben Underwood.

Sebenarnya tidak hanya orang buta saja yang bisa memiliki kemampuan ini. Orang normal pun bisa. Bahkan sebenarnya kita melakukannya sehari-hari dalam bentuk yang paling sederhana. Hanya saja mereka harus melakukan latihan bertahun-tahun setiap hari di dalam kegelapan baru bisa memiliki kemampuan ini.

3. Metabolisme Tubuh

Para biksu Buddha di puncak Himalaya dapat mengatur suhu kulitnya sendiri. Sehingga di cuaca sedingin apapun, bahkan nol derajat pun mereka tidak merasakan kedinginan dan hanya menggunakan baju tipis, bahkan tidur di luar ruangan. Jika itu terjadi pada manusia biasa, mereka akan mati beku.

Metabolisme Tubuh

Beberapa ilmuwan kemudian datang ke Himalaya untuk merekam hal ini, dan mereka menemukan bahwa para biksu ini juga mampu menurunkan kinerja tubuhnya sampai 65%. Bandingkan dengan manusia normal yang hanya bisa sampai 10%, itu pun saat tidur. Dengan menurunkan metabolisme, para biksu dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum, dengan oksigen yang sangat tipis.

Sebaliknya, mereka pun dapat meningkatkan metabolisme dengan menggunakan kulit mereka sebagai pemanas alami. Baju yang basah dapat dikeringkan mereka cukup dengan cara memakainya saja.

Kemampuan ini didapatkan dari pola meditasi yang dilakukan para biksu ini. Saat bermeditasi, otak mereka bekerja secara berbeda, dan menghasilkan kemampuan-kemampuan luar biasa. Para ahli mengatakan, dengan kemampuan ini manusia bisa bertahan di luar angkasa cukup lama.

4. Menghilangkan Rasa Sakit

Tubuh manusia mengeluarkan zat bernama Endorphin saat ia sedang senang, rileks, atau dalam keadaan sakit. Zat ini akan menutup simpul-simpul syaraf yang merasakan sakit, sehingga rasa sakit itu berkurang. Ini adalah cara tubuh untuk mengatasi sakit dengan cara alami. Jika mengerti caranya, manusia dapat mengatur kadar Endorphin ini sesuai dengan yang ia mau, dan dapat menghilangkan rasa sakit secara total!

Seorang profesor ahli hypnoterapist mampu menghipnotis dirinya sendiri dan menghilangkan rasa sakit saat tangannya dioperasi. Para dokter bedah menggunakan seluruh alat beda termasuk gergaji kecil untuk memotong tulangnya, tetapi ia tidak merasakan apa-apa. Seorang ahli yang lain juga mampu menghipnotis dirinya sendiri saat ke dokter gigi. Mereka mampu menghilangkan rasa sakit tanpa bantuan pembiusan.

5. Manipulasi Waktu

Kalian pasti pernah nonton “The Matrix” di mana Neo menghindari peluru dalam gerak lambat. Bagian film ini terkenal sebagai adegan “bullet time”. Tapi tahukah bahwa manusia biasa juga memiliki kemampuan ini.

Sebuah penelitian yang dilakukan beberapa ahli, memberikan beberapa tes tertulis pada sebuah satuan kepolisian. Dan dari hasil tes itu, semuanya mengaku pernah mengalami kejadian “Bullet time” ini. Kejadian di mana mereka terlibat adu tembak, lalu waktu berjalan begitu lambat seolah-olah semua bergerak dalam slow motion.

Hasil penelitian menjelaskan bahwa otak kita bekerja dalam dua mode. Mode pertama adalah rasional, yaitu mode yang kita pakai sehari-hari. Semuanya normal. Mode yang kedua adalah Experiental. Mode ini akan berlaku ketika otak mengalami hal-hal darurat dan diluar dugaan, sehingga otak bekerja dengan cepat, tanpa melewati proses-proses rasional. Seperti melewati jalur khusus yang bebas hambatan. Hal ini membantu tubuh untuk bergerak cepat dan mengambil keputusan dengan cepat.

Kesimpulan: Di dalam keadaan genting, otak punya program khusus yang membuat kamu jadi “Neo”.(*/SUS)


Sumber:Vlog/boombastis.com

 

KOMENTAR DISQUS :

Top