Jumat, 24 Mei 2019 |
Hukum

Limbah Illegal Drilling Diduga Cemari Pesantren, Ini Pesan Santri untuk Presiden, Kapolri dan Netizen

Sabtu, 04 Mei 2019 20:33:50 wib
Tangkapan layar, Video Instagram @kabar kampung kito

JAMBIDAILY PERISTIWA - Diduga limbah pengeboran minyak Ilegal atau Illegal Drilling telah mencemari lokasi pesantren Al-itihad di Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Para Santri lakukan aksi protes melalui pesan video pendek.

"Kepada bapak presiden republik Indonesia, Joko Widodo, Bapak kapolri Tito Karnavian dan kepada para netizen yang menyaksikan video ini. Video ini dibuat di pondok pesantren Al-Itihat Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan," Ujar Peserta Aksi.

Didalam video berdurasi 59 detik itu, terlihat berada dalam perkebunan sawit dan terdapat sumur pengeboran minyak dan adanya limbah berbentuk lumpur tebal, pekat dan berwarna hitam menempel pada tanah.

Pesan tersebut di upload oleh Akun Instagram @kabar Kampung Kito (Kamis, 02/05/2019) yang disertakan teks berisi:

Puluhan santri Pondok Pesantren Al-Itihat melakukan aksi protes di lahan sawit yang menjadi aktifitas pengeboran minyak mentah, Rabu (1/5) sekiro pukul 16.00 Wib. Mereka memprotes lantaran pesantrennyo sudah dicemari oleh limbah pengeboran minyak mentah tersebut.

Dalam aksinyo, rombongan santri sangat berharap kepada pemimpin agar mendengar keluhan mereka, apolagi kalo sudah limbah memasuki lingkungan pendidikan, kareno pado saat belajar, bau limbah sangat menyengat tercium diarea Pondok Pesantren Al-Itihat tersebut.

Ayo penegak hukum bertindak, pemerintah ayo cari solusi, pertamina ayo kirim tim investigasi, ini masyarakat sangat berharap kepadamu. 

Lokasi di Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, Muaro Jambi, Jambi.

Sebelumnya redaksi jambidaily.com menerima kiriman foto, terkait dugaan pencemaran lingkungan karena Illegal Drilling melalui pesan berantai WhatsApp dan pesan "Pencemaran Lingkungan akibat dari illegal drilling di kabupaten Muaro Jambi, Limbahnya mengalir di aliran sungai desa Tanjung Lebar lokasi illegal drilling nya di desa bukit subur"

Video bisa dilihat dalam tautan ini: @Kabar Kampung Kito

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top