Rabu, 22 Januari 2020 |
Ekonomi

Maak...Harga Jengkol "Bikin Dongkol"

Senin, 13 Juni 2016 21:35:36 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY EKONOMI-Bukan hanya harga Sembako yang naik,  harga jengkol naik drastis hingga Rp 60 ribu per kilo dengan kenaikan harga 50 persen dari hari biasanya (Bikin Dongkol-red).

"Sebelum puasa hanya  Rp 30 ribuan perkilo. Dan penjualan kita di bulan puasa ini Rp 60 ribu perkilo,"ungkap Ida, salah satu pedagang di Pasar Keramat Tinggi Muara Bulian Batanghari kepada jambidaily.com, Senin 13 Juni 2016.

Disebutkannya, kenaikan mulai bertahap sejak sepekan terakhir, mulai Rp30 ribu perkilo menjadi  Rp40 ribu per kilo, hingga mencapai Rp 60 ribu per kilo.

Tingginya harga jengkol kata Ida, karena pengaruh biaya angkutan yang pasokannya dari Provinsi  Lampung.

"Meski harga terbilang tinggi,  saya bisa menjual rata-rata 6 perkilo perhari.  Sepertinya harga tidak mempengaruhi minat pembeli." Katanya.

Tingginya minat pembeli terhadap jengkol, karena, bisa dijadikan bebagai ragam lauk dan menambah selerah makan.

"Selera bulan puasa berbeda dari biasanya, jengkol bisa dibuat beragam lauk, seperti semur, sambal, rendang dan lainnya,"tutur Ida.

Sementara itu, pembeli ayam bisa sedikit lega, karena terjadi penurunan harga. Dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilo menjadi Rp 32 ribu.

"Hari ini turun jadi Rp 32 ribu per kilo. Turunnya harga ayam karena kelebihan stock dan turunnya minat pembeli sejak tiga hari terakhir,"ungkap pedagang ayam di Pasar Keramat Tinggi, yang sering disapa Mbok ini.(*)


Penulis        : Syahreddy
Editor         : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top