Senin, 23 April 2018 |
Hukum

Masyarakat Protes Galian C Sungai Akar, Akhirnya Ditutup

Jumat, 22 Desember 2017 11:34:53 wib

JAMBIDAILY SUNGAIPENUH - Beroperasinya kembali galian C yang berlokasi di sungai akar desa pelayang Kecamatan Sungai Bungkal kembali menjadi polemik. Sejumlah  masyarakat yang keberatan dengan beroperasinya kembali   galian C tersebut kemudian menyurati Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi surat pernyataan itu dibubuhi tanda tangan oleh warga yang menolak adanya galian C itu.  

Surat pernyataan keberatan masyarakat di tembuskan ke polres Kerinci kemudian (Selasa,19/12/17) polres Kerinci mengikuti pertemuan dengan masyarakat Sungai Akar yang dihadiri oleh Kasat Binmas IPTU Khairusmen dan Kapolsek Sungai Penuh IPTU Yudi Stira.  

Dalam pertemuan itu dilakukan mediasi dengan masyarakat sungai akar yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan kades pelayang raya bertempat di kantor desa pelayang raya. 

“kami sangat keberatan dengan adanya galian C yang di sungai akar karena menyebabkan ketidaknyamanan banyaknya mobil damtruck yang lalu lalang membuat gemetar kok belum juga diatasi dan kami minta pak kapolsek ikut kelapangan, ditambah lagi memasuki musim hujan terjadi banjir karena banyaknya jalan dan drainase yang rusak akibat aktivitas galian C tersebut, dengan bersedianya polres kerinci menutup galian C tersebut kami mengucapkan terima kasih” ucap kherizal, salsah satu tokoh masyarakat.

Sementara ibu Azizah mengatakan “dengan adanya galian C tersebut membuat kami selalu kebanjiran saat musim hujan dan material lumpur sebabkan sejumlah rumah disekitar lokasi kotor”. 

Dalam mediasi yang dihadiri tokoh masyarakat didapatkan informasi bahwa pemilik galian c tersebut adalah CV. Jeki Utama Mandiri dengan dugaan bekerja sama dengan  pengusaha asal kota sungai penuh pemilik alat berat jenis sebut salah satu warga.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Sungai Penuh IPTU Yudi Stira di konfirmasi jambidaily.com mengatakan “kita akan turun lansung kelapangan kita akan tutup sementara” ujar Kapolsek. 

Dari pantauan jambidaily.com Kasat Binmas IPTU Khairusmen didampingi Kapolsek Sungai Penuh IPTU Yudi stira beserta kades Pelayang Raya H. Adnan Ahmad langsung menuju lokasi galian 

“masyarakat keberatan dengan adanya galian c dan melaporkan dengan pak kades, saya juga melihat sendiri tahun 2016 lalu bukan banjir air tapi lumpur hampir semua rumah warga terkena dampak termasuk panti asuhan kasihan kita, kalau sudah ada izin ya silahkan, karena masyarakat keberatan makanya pak kades kalau tidak ada dorongan tidak mungkin ditutup ini karena adanya laporan masyarakat maka pak kades dan kami serta adanya perintah pak kapolres memerintahkan kapolsek untuk menutup sementara galian c,” Jelas Kasat Binmas. (gsm)

 

Berita Terkait:
Warga Minta Kapolres Kerinci Tutup Galian C di Sungai Akar

KOMENTAR DISQUS :

Top